6.06.2008

Lima Langkah Hadapi Long Distance

1. Ingatlah! Anda masih punya teman dan saudara…
Jauh darinya jelas membuat perasaan Anda seperti 'berserakan' dimana-mana, Anda tak tahu harus berbuat apa. Bukankah selain kekasih, Anda juga masih punya teman, sahabat atau saudara untuk tempat berbagi cerita? Nah, tunggu apalagi…segera temui mereka dan jangan biarkan rindu padanya mengaduk-aduk perasaan Anda lagi.

2. Carilah aktifitas penunjang
Buat daftar berbagai aktifitas yang menyenangkan, misalkan ikut kelas yoga di hari Sabtu dan kursus keramik di hari Minggu. Jalan-jalan dengan teman-teman sekantor saat pulang kerja rasanya juga menarik dan menyenangkan. Pokoknya, buat diri Anda sesibuk mungkin, agar Anda tak punya kesempatan untuk menenggelamkan diri dalam tumpukan bantal dan guling dalam kamar sambil menangis karena kangen.

3. Terpenting adalah saling percaya, keterbukaan dan komunikasi
Mungkin Anda agak pesimis untuk menerapkannya, tapi dengan komitmen yang telah dibuat bersama sejak awal awal Anda menjalin hubungan. Pasti konsekuensi ini bisa teguh Anda berdua dipertahankan.

4. Jangan selalu menunggu dan manfaatkan teknologi!
Kalau dia tidak menelepon, bukan berarti Anda harus selalu menunggu kan? Artinya, tidak harus si dia yang selalu aktif menghubungi Anda, tapi Andapun juga harus demikian. Jadi komunikasi Anda berdua tak sempat ada jeda yang mengkhawatirkan. Manfaatkan sarana telepon, sms, pos, e-mail atau chatting di internet jika memungkinkan.

5. Buat cara unik untuk menunjukkannya…
Cara ini sangat ampuh bisa membuatnya selalu rindu dan ingat pada Anda. Misalnya, Anda rutin setiap hari mengirimkan e-card bergambar lucu dengan kata-kata romantis. Atau katakan kata-kata menenangkan sekaligus 'menggairahkan' saat Anda meneleponnya. Mungkin Anda juga bisa mengiriminya boneka atau bantal lucu yang bisa dipeluk saat dia tidur, cara ini cukup ampuh untuk membuatnya selalu ingat pada Anda lho…

No comments:

Post a Comment