6.06.2008

pendidikan tinggi, susah dpt jodoh?

Cara pikir tradisional menyebabkan sebagian besar wanita berpendidikan tinggi dengan penghasilan di atas rata-rata sulit mencari pasangan hidup. Demikian hasil sebuah survei yang dilakukan oleh Federasi Wanita Shanghai.

Seperti wanita mapan, wanita dengan tubuh tinggi juga sulit mendapatkan pasangan, demikian hasil survei tersebut.

Secara tradisonal, kaum pria di China akan menikahi wanita dengan tingkat pendidikan lebih rendah dan penghasilan lebih kecil dari pria. Mereka juga lebih memilih wanita yang lebih muda dan lebih pendek dari pria.

Menurut agensi biro jodoh Jinguoyuan di Shanghai, salah satu jasa biro jodoh terbesar di kota tersebut, satu dari 7 wanita datang untuk meminta dicarikan pasangan.

Federasi itu melakukan survei terhadap 996 orang dengan tingkat pendidikan tinggi berusia antara 27 hingga 37, untuk mengetahui mengapa wanita berpendidikan tinggi dan kaya tak dapat menemukan pendamping yang sesuai. Sekitar 21 persen responden yang mengikuti survei berstatus lajang, sementara 78 persen sudah menikah dan sisanya adalah janda cerai atau janda karena suaminya meninggal.

Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa orang yang sudah menikah lebih puas terhadap semua aspek dalam kehidupan dari pada mereka yang lajang dengan tingkat pendidikan dan pendapatan yang setara.

"Ini menunjukkan bahwa tak banyak orang muda yang ingin tetap melajang," demikian menurut Lu Jianmin, yang memimpin survei tersebut. "Alasan sebenarnya mengapa masih banyak wanita yang melajang hingga kini adalah karena pemikiran tradisional yang mengharuskan pria lebih unggul dari pada wanita."

Survei itu juga menyatakan, 85 persen pria dan 75 persen wanita menganggap bahwa idealnya seorang suami berusia 3 tahun lebih tua dari pada istrinya. Hanya sekitar 7.6 persen responden pria yang mengatakan bahwa mereka tak keberatan menikah dengan wanita yang meraih gelar pasca sarjana sementara 40 persen wanita berharap mereka dapat menikah dengan pria yang meraih gelar Master atau Doktor.

Sebagai informasi, tak ada seorang wanita pun yang bersedia menikahi pria dengan penghasilan kurang dari 3,000 yuan (sekitar 3,4 juta Rupiah) per bulan

1 comment: