manusia tergemuk melangsungkan pernikahan

Pesta perkawinan tersebut sangat ditunggu oleh media, termasuk ikut di liput oleh Discovery Channel, menurut salah satu undangan dalam pesta tersebut.
“Saya mempunyai seorang isteri dan akan membentuk sebuah keluarga dan hidup bahagia,” Uribe mengungkapkan perasaannya kepada wartawan yang mengikuti dia sepanjang perjalanan di Monterrey. Sebuah truk terbuka telah disiapkan untuk mengangkut tempat tidur khususnya yang dilengkapi dengan atap, bunga dan hiasan ke-emasan menuju tempat dilangsungkannya pesta tersebut. Dua buah mobil patroli polisi berada di depan mengawal iring-iringan tersebut.
Berat badan Uribe ini ” mencapai puncak ” nya pada tahun 2006 lalu, dengan berat badan 560 kilo gram, dia menjadi orang tergemuk di dunia dan tercatat di Guiness World Record. Dengan bantuan isteri nya, berat badannya dapat diturunkan sebanyak 250 kilo gram, dimana mereka berjumpa untuk pertama kali nya, 4 tahun silam.
Saat ini, Uribe ingin mendatkan gelar baru, ” berhasil menurunkan berat badan terbanyak di dunia” (ap)

MONTERREY, Mexico ( AP )
Manusia tergemuk di dunia itu akhirinya melangsungkan perkawinannya. Manuel Uribe, yang tidak pernah meninggalkan tempat tidurnya selama enam tahun, akhirnya memutuskan untuk melangsungkan perwakinannya dengan pacar setianya Claudia Solis, Minggu kemarin di bagian utara Mexico.



Air matanya menetes, saat notaris menyatakan sah-nya perkawinan mereka . Pesta tersebut diselenggarakan secara sipil dalam dan dihadiri sebanyak 400 orang undangan. Secara adat dan kebiasaan ditempat itu, mereka diwajibkan untuk menari, mereka kemudian berpegangan tangan dan menari dengan romantis. Sebuah group musik lokal yang terkenal, turut mengiringi pesta perkawinan tersebut, lengkap dengan sajian yang istimewa. Di dalam pesta tersebut juga dihidangkan roti buat pengantin, namun Orquedia Garza, ibu dari Uribe, menyatakan kepada AP, Uribe tidak akan melanggar dietnya , ” Dokternya ada ditempat ini, mereka mengawasi dia dengan dekat”


Manuel Uribe melambaikan tangan kepada wartawan
0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home