2.16.2017

Dear you (#30dwc hari ke-16)

Jangan pernah bertanya kenapa aku selalu menyuruhmu berdoa dalam kondisi apapun!!!

Doa itu salah satu cara berkomunikasi dengan Tuhan yang akan menghasilkan energi terhebat, bermanja-manja  mesra dengan-Nya merupakan cara paling nikmat menikmati setiap proses kehidupan.


Aku tak bisa melihatmu gelisah dalam tutur yang kau ucapkan akhir-akhir ini, sekalipun topeng itu semakin tebal kau pasang dalam balutan mesra setiap katamu. Sekalipun kau berkata malam ini terlalu pekat untuk bernyanyi bersama, kau tahu.. hatimu lebih dulu tersiksa sebelum nada gitarmu bercerita. mengenang semangat yang dulu sempat memekik gendang telingaku, mungkin sudah kau kubur hidup-hidup.

Dulu kau bilang hidup itu pilihan, jika kau tak sanggup berubah untuk orang lain maka berubahlah untuk orang-orang yang menyayangimu.

Bangunlah sayang, berdo'a pada Tuhan, seperti aku yang tak pernah lelah bercerita tentangmu kepada-Nya, tentang rindu yang tak pantas aku ucapkan, tentang kecemasan yang membuat kita tak berdaya.


Bangunlah sayang, bersujud kepada-Nya mungkin kau perlu bercerita banyak pada-Nya, melobi-Nya untuk ditunjukkan jalan yang membuatmu seperti sekarang, atau mungkin kau butuh pelukan-Nya yang bisa membuatmu nyaman dalam barisan surat-surat yang mungkin jarang lagi kau sentuh. 


Kalau sampai detik ini kau menyerah mungkin ini hanyalah rayuan ketidakberdayaan yang menginginkanmu tertidur terlalu lama, dan membiarkanmu tak perduli dengan deadline bulan ini.
Sayang... di luar sana begitu banyak orang yang kalah akan proses, begitu banyak yang berjuang sampai lupa akan nafas yang butuh tarikan.
Jika aku tak bisa sepertia dia yang memberimu inspirasi, maka tengoklah surga yang menunggu disana, yang selalu mendoakan setiap langkah dan cita-citamu, merekalah orang tua yang tak pernah letih mendoakanmu, mengharapkan yang terbaik buatmu.

Do'a itu melegakan yang tersumbat, jika kata tak bisa lagi kau eja biarkan airmata yang menjelaskan kepada-Nya.

aku hanya bisa mendoakanmu dalam diam, semoga selalu ada cahaya yang mampu membuatmu silau kemudian bangkit dan menyelesaikan yang harus kau selesaikan, tak perlu mengeluh karena ujian itu tak mengenal waktu selama kau masih hidup!

No comments:

Post a Comment