2.09.2017

Kehilangan (#30DWC hari ke-9)

Ijinkan aku memilikimu sebelum aku kehilanganmu, aku kangen dengan diriku yang dulu, sebelum guratan senyum membalik lengkukannya, sebelum luka menghianati setia, dan sesak di dada bukan bahan bakar untuk mengeluarkan butiran salju.

Apa boleh aku menginginkan waktu berputar ke arah kanan saja? aku takut bertemu dengan luka yang masih menganga jika berputar ke arah kiri, lukanya sudah kering tapi takut ketumpahan kenangan dan itu akan meresap sampai ke ubun-ubun.

Aku pernah kehilangan sebelum memiliki
Jangan tanya sakitnya seperti apa. Aku juga sedang belajar untuk menaruh harapan hanya pada Tuhan. Sulit memang, menyakitkan juga, tapi ketika kita bisa melangkah di tangga pertama, semua terasa jauh lebih ringan.

Kalau sudah mengawali langkah untuk berhenti berharap pada manusia, setidaknya ada Tuhan yang akan selalu kita ingat, Tuhan punya cara mengajarkan hamba-Nya untuk tidak berlebihan,  mengajarkan sabar dalam segala kondisi, mengingatkan bahwa kita tidak memiliki apa-apa, semua itu hanya titipan, jadi jangan habiskan waktumu untuk meratap apalagi enggan berjalan denganku menyusuri  pantai menikmati suara ombak tanpa perlu kau khawatirkan perpisahan.
Jika suatu hari kau melihatku kehilangan sebelum aku memiliki, peluklah aku dan katakan Tuhan sedang menunggu kita di sudut kamar berhamparkan sajadah
Kali ini aku lebih siap dengan setiap kejutan yang Kau kirimkan untukku

1 comment:

  1. baca tulisan ini, jd adem sambil senyum senyum

    ReplyDelete