2.15.2017

Ketika Di sayang Allah (#30DWC hari ke-15)

       Hidup itu bukan hanya tentang bahagia dan pilihan, memasuki musim pancaroba banyak sekali di sekitar kita mulai beradaptasi dengan cuaca, bahkan sebagian dari kita sudah mulai terserang berbagai macam sakit. Jadi terkadang hidup itu bukan hanya tentang pilihan tapi ada kejutan yang sedang Allah siapkan.

      Selama kita hidup, dan selama itu pula yang namanya ujian akan selalu menghampiri dan tingkatannyapun berbeda, ada yang gampang, ada yang sulit untuk kita lalui. Tapi percayalah Allah tidak akan pernah memberikan cobaan di luar kemampuan hamba-Nya.
Kali ini kita akan membahas tentang sakit, terkadang kita sudah berusaha menjauhi segala hal yang bisa menyebabkan kita sakit, tapi Allah berkehendak lain, dan di situlah ujian itu di mulai.

Sakit adalah ujian dari Allah adalah tanda kasih sayang Allah. Nabi shallallahu ‘alihi wa sallam bersabda "sesungguhnya pahala yang besar didapatkan melalui cobaan yang besar pula". Apabila Allah mencintai seseorang, maka Allah akan memberikan cobaan kepadanya, barangsiapa yang ridho (menerimanya) maka Allah akan meridhoinya dan barangsiapa yang murka (menerimanya) maka Allah murka kepadanya.
  1. Sakit merupakan bagian dari penghapusan dosa karena bisa jadi dengan penyakit ini kita akan bersih dari dosa bahkan tidak mempunyai dosa sama sekali, kita tidak punya timbangan dosa, kita menjadi suci sebagaimana anak yang baru lahir. 
  2. Sakit akan Membawa Keselamatan dari api neraka
  3. Sakit akan mengingatkan hambanya atas kelalaiannya
  4. Terdapat hikmah yang banyak di balik berbagai musibah
Rasulullah SAW bersabda: “Apabila seorang hamba yang beriman menderita sakit, maka Allah memerintahkan kepada para malaikat agar menulis perbuatan yang terbaik yang dikerjakan hamba mukmin itu pada saat sehat dan pada saat waktu senangnya.”
Ujaran Rasulullah SAW tsb diriwayatkan oleh Abu Imamah al Bahili. Dalam hadist yang lain Rasulullah bersabda :
“Apabila seorang hamba mukmin sakit, maka Allah mengutus 4 malaikat untuk datang padanya.”
Allah memerintahkan :
1. Malaikat pertama untuk mengambil kekuatannya sehingga menjadi lemah.
2. Malaikat kedua untuk mengambil rasa lezatnya makanan dari mulutnya
3. Malaikat ketiga untuk mengambil cahaya terang di wajahnya sehingga berubahlah wajah si sakit menjadi pucat pasi.
4. Malaikat keempat untuk mengambil semua dosanya , maka berubahlah si sakit menjadi suci dari dosa.


 Ada beberapa hal yang harus kita hindari ketika sakit.
  •  Berburuk sangka kepada Allah atau merasa kecewa bahkan marah kepada takdir Allah
  •  Menyebarluaskan kabar sakit dan mengeluhkannyaMerupakan salah satu tanda tauhid dan keimanan seseorang bahwa ia berusaha hanya mengeluhkan keadaannya kepada Allah saja, karena hanya Allah yang bisa merubah semuanya. 
  • Berobat dengan yang haram
  • Kita tidak boleh berobat dengan hal-hal yang haram, misalnya dengan obat atau vaksin yang mengandung babi, berobat dengan air kencing sendiri karena Allah telah menciptakan obatnya yang halal. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah menurunkan penyakit bersama obatnya, dan menciptakan obat untuk segala penyakit, maka berobatlah, tetapi jangan menggunakan yang haram.
  • Menggerutu dan merasa Allah pilih kasih 
Kenapa harus mengeluh, tubuh ini milik Allah dan nikmatilah setiap proses, yakinlah bahwa Allah tidak akan memberikan cobaan kepada seorang hamba-Nya diluar kesanggupannya.

No comments:

Post a Comment