Dear You...

Jangan membuat Tuhan cemburu yah!!!

7.12.2017

Ucapkan selamat tinggal pada Insomnia (Day6 #30Dwc)

Mendapatkan tidur yang cukup terutama di malam hari tentunya menjadi hal yang sangat penting, karena menyangkut kesehatan, orang yang kekurangan jam tidurnya mengakibatkan daya tahan tubuh menurun. Pada studi-studi yang dilakukan oleh para ahli, menunjukan bahwa kurang tidur dapat memberikan beberapa efek buruk seperti masalah berat badan, gangguan kejiwaan dan tidak bersemangat dalam menjalani aktivtias. Bahkan yang sangat fatal adalah masalah kesehatan seperti penyakit jantung. 

Tidur merupakan istirahat yang paling mujarab untuk bisa mengembalikan seluruh tenaga yang telah terkuras seharian. Sayangnya, beberapa orang merasa kesulitan memejamkan mata bahkan terjaga sampai pagi dan mengakibatkan stamina dan konsentrasi sedikit terganggu

Nah, buat kamu yang sering mengalami hal seperti itu, ada baiknya mulai sekarang mencoba mengatur pola tidur dan mempraktekkan beberapa hal untuk menyingkirkan insomnia dan bisa bangun di waktu pagi dengan fresh. 

  • Perhatikan durasi tidur yang tepat sesuai batas usia. Nah, berikut ini durasi tidur menurut National Sleep Foundation 
Newborns (0-3 bulan): 14-17 jam per hari
Infants (4-11 bulan): 12-15 jam per hari
Toddlers (1-2 tahun): 11-14 jam per hari
Preschoolers (3-5 tahun): 10-13 jam per hari
School age children (6-13 tahun): 9-11 jam per hari
Teenagers (14-17 tahun): 8-10 jam per hari
Younger adults (18-25 tahun): 7-9 jam per hari
Adults (26-64 tahun): 7-9 jam per hari
Older adults (65 tahun ke atas): 7-8 jam per hari
Minimal tidur 7jam sehari ya guys
  • Hindari minum kopi diatas jam 5 soreh
  • Matikan gadged dan letakkan jauh dari tempat tidur, stop stalking yang bisa membuatmu lupa waktu dan Penelitian menyebutkan bahwa penggunaangadget dengan layar LED yang mengeluarkan cahaya biru (blue light) diketahui akan menghambat produksi hormon melatonin yang dibutuhkan agar bisa mengantuk. Selain itu, lama waktu untuk merasa mengantuk dan tertidur seorang manusia bisa terpengaruh dan terganggu dengan adanya perangkat elektronik terutama yang memiliki layar pemancar cahaya. Ini terjadi karena gelombang cahaya panjang-pendek (short-wave length) yang dihasilkan dari layar gadget bisa menekan produksi hormon melatonin yang berfungsi sebagai penghasil rasa kantuk.
  • Taruh bawang di bawah bantal, Bawang putih dikenal punya banyak manfaat. Senyawa sulfur dan seng dalam bawang putih dipercaya secara alami dapat meningkatkan relaksasi dan akan membantumu untuk tertidur lebih cepat, serta mengembalikan energi di hari berikutnya.
  • Jika kamu merasa masih saja kesulitan untuk memejamkan mata, perhatikan apakah pada hari itu kamu mengonsumsi obat yang memberikan efek susah tidur. Jika iya, stop saat itu juga atau cari alternatif obat yang lain. Nggak mau dong cuma gara-gara obat malah jadi insomnia?
  • Lakukan beberapa kali perenggangan sebelum tidur agar badan sedikit lelah dan cepat tertidur
Terakhir matikan lampu, baca doa dan ucapkan selamat tinggal pada insomnia. Karena urusan tidur bukanlah masalah sepeleh yang bisa menimbulkan berbagai macam penyakit.
So, mulai sekarang perhatikan kualitas tidurmu, karena hidup sehat di mulai dari diri sendiri dan tidur yang cukup mampu memberikan semangat yang positif di pagi hari


Labels: , , , , ,

Teori jodoh (day3 #30dwc)

Kau juga tahu, diam-diam doaku menjalar tak henti, terus bernyanyi sampai kutahu ada yang doanya lebih merdu dariku.

Soal hati, kita tidak pernah diberitahu apa yang akan ia rasakan bahkan untuk satu detik mendatang. Soal jodoh, apa aku harus berteriak mencari si jodoh atau harus mewawancarai pasangan mesra yang kemudian bercerai? Kita tidak pernah mengetahui apa yang akan terjadi semenit kemudian, bisa saja si sholeh datang bertamu dan mengajak ke KUA untuk membantunya mengabadikan moment sahabatnya, atau anak tetangga yang tiba tiba akrab atau bahkan cucu raja salman yang tiba tiba ngirim dm di instagram.

Aku mengingat, kau melalai. Kau berisyarat, aku mengabai. Siapa yang bisa menyangka? Dan kalau tiba-tiba kau mengingatku, sampaikan pada Allah, kirim signal melalui do'a Sebab mungkin itu pesan yang kubisikkan pada-Nya untuk kaurasakan. Bila pertemuan belum disempatkan, bila hati belum luluh, biar Tuhan jadi pihak ketiga dalam urusan kerinduan. Dan kita saling berhamburan dalam pelukan setelah dihalalkan. Entah dengan siapa kita nanti, biar perasaan ini menyingkir dengan sendiri. Sebab ilmuku terlalu sedikit untuk paham teori jodoh. Pengetahuanku teramat dangkal untuk bicara perkara jodoh. Bukankah lebih baik membiarkan segala diatur atas kehendak Allah?

Ijinkan aku malam ini menjadikanmu satu satunya bahan yang akan aku bahas dengan-Nya, ini bukan kali pertama tapi semoga ini pertama kalinya Allah menuntunku kearah yang lebih baik, termasuk prihal jodoh.
Dan sepagi dini tadi aku menemukan telepon genggamku dalam dua fungsi: pengingat dan pengenang. Semoga saja hati ini lebih sabar dan ikhlas

Aku yang memang seharusnya cepat-cepat bangun dari ingatan-ingatan layaknya kenangan. Dan kamu melakukannya, membangunkan aku dari tidur

Aku yang memang seharusnya cepat-cepat bangun dari ingatan-ingatan layaknya kenangan. Dan kamu melakukannya, membangunkan aku dari tidur panjang; dari mimpi yang tinggal bayang-bayang. Apabila rindu ini jatuh pada waktu yang salah dalam perasaan yang salah-kaprah, aku berharap segalanya dibenarkan oleh Allah melalui sesuatu yang absah. Sebab hatiku ini jadi begitu lemah bila berbenturan dengan rindu, maka perasaan itu selalu kujadikan perbincangan dengan Tuhan; dengan doa, setelah sujud dalam sholat.

Perasaan yang tidak akan pernah bisa kamu hentikan adalah cinta. Maka cintailah apapun itu yang membuatmu merasa semakin membutuhkan Allah, cintailah ia yang dengannya kautemui dirimu selalu merindukan Allah. Cintailah ia yang membuatmu selalu merasa tidak pantas, sehingga kamu tak pernah berhenti memperbaiki dan yang membuatmu tidak pernah puas, sehingga kamu terus bebenah diri.

Andai bisa, surat ini kulipat dan kujadikan pesawat-pesawatan lalu kuterbangkan bersama hembus angin yang entah bermuara ke mana. Biar tak lagi mengendap di dadaku. Atau kubungkus dengan koran, biar jadi bacaan setiap mata. Boleh juga, kumasukkan dalam karung, biar hancur tertusuk-tusuk layaknya melihat pernikahan muzammil pagi kemarin yang begitu syahdu

Labels: , , , , , , , , , , , ,

Lalu, Harus berapa kali aku merindu? (day2 #30dwc)


Sekarang, apa yang mesti kupertahankan jika kau saja enggan mengupayakan? Bagaimana aku bisa meneruskan doa, jika kau juga tak punya harap serupa? Lalu, harus berapa kali aku marah sendiri, menangis lagi, marah lalu menangis kembali? Kalau saja ada yang berani mengetuk pintu, lalu kau masih juga masa bodoh denganku, maka kubuka saja gagangnya biar bisa kuhirup nafasmu sendiri

Kata tere liye, Daun yang jatuh saja tak pernah membenci angin. Seperti aku yang tak pernah membencimu meski kau abaikan berkali kali, meski kau sayat kepercayaanku berulangkali.

Harusnya kau bertanya mengapa aku masih setia pada luka yang kerap menjadi nafasku dalam bersabar. Sedangkan sepanjang hari kau masih juga menganggapku robot yang tak punya kesempatan untuk tersenyum. Sepertinya kau terlalu asyik menjejaki sakitku, kau puas melihatku menangisimu, kau menang,Sayang. Padahal dulu kau tak seperti ini

Seperti rindu yang menghampiriku, jarak kulipat begitu indah sehingga tak kulihat celah wajah perempuan lain di hadapanku. Aku selalu bilang itu hanya temanmu, meyakinkan diri bahwa setia masih berada diantara kita. Tapi rupanya kau semakin semangat menyayat-nyayat setiap ayat yang kulumat demi seikat kuat, malah kau minum lagi setengguk anggur, sengaja mabuk biar aku mengamuk.

Bukankah aku hanya akan menangis lagi? Memaafkan setiap khilaf, setiap langkah yang kau anggap penyesalan Lalu tersenyum setiap bilangan jatuh kembali pada titik nol. Seperti biasa saja, seolah aku tak mengapa, seolah butiran salju yang menggenangi mataku hanya untuk membersihkan kotorannya saja. Seperti biasa kau hanya akan berkata mata sembabku terkena angin atau kemasukan debu saja.


Bagaimana jika kali ini kau menatapku dengan lekat, mengingat perjuanganmu mendekatiku sampai mendapatkanku, apa kau masih akan menyayat luka di hatiku? Kau tak pernah tahu-menahu soal jarak yang begitu dekat tapi jauh dalam sekat. Kau tak pernah mau tahu-menahu, setiap aku membuka pintumu, saat itu juga aku menitipkan hatiku di luaran jendela. Sebab yang kutahu, di petakmu aku beku.

Bertanyalah bagaimana aku masih bisa berdiri kokoh menunggumu dalam hujan berganti terik. Tak hanya satu-dua kali aku jatuh dan merangkak sayang, aku kehilangan arah dan pulang dalam petang yang begitu gelap, membawa tangis dari ruang yang ingin lekas kutinggalkan tapi kakiku enggan melangkah dan hatiku masih saja setia menunggumu.

Apa kau benar-benar tak sudi suaraku menggauli tidurmu? Sedang di tempat lain ada yang menjamuku dengan cinta yang lebih mudah kurengkuh, di sana ada yang begitu hormat membubuh rindu.
Kumohon, pikirkan kali ini saja perihal kita, sebelum kita menjadi asing

Labels: , , , , ,

2.24.2017

13 Itu penegasan (#30DWC Hari ke 22)

Sebelum bulan ke-13 menghampiri kita ingin rasanya kutegaskan sekali lagi padamu bahwa aku bukanlah patung yang selalu bisa menerima maaf dari salah yang terus berulang, aku bukanlah si buta yang tak bisa merasakan perubahanmu atau si tuli yang berpura-pura tak mendengar apa yang kau katakan.
Kita selalu punya kesempatan untuk berbicara tapi tak ada ruang untuk sebuah langkah kedepan, kita berpura pura tak tahu apa yang sedang terjadi, mungkin diam diam ingin melepasku atau aku yang sibuk bertanya tentang keseriusan?

Rasanya menyebalkan jika aku tak bisa membaca jalan pikiranmu, kamu teka teki yang sangat sulit kupecahkan, puzzle yang sulit untuk kupasangkan, aku takut mengartikan kata-kata manismu yang mungkin saja hanya gombalan sekedar membuatku tersenyum sebelum kata kata itu berpindah ke orang lain, aku juga takut mengartikan perhatianmu yang terkadang membuatku begitu di sayang.
Tolong sebelum angka itu bertambah, hentikan langkahku dan sadarkan jika yang kulihat hanyalah semu sebelum aku benar benar melangkah bersamamu.

Semoga saja angin, udara memelukku lebih dini agar aku tak mati rasa lagi.
Aku mulai membuka buku yang telah setia menemani perjalanan kita, catatan pendek yang menyimpan kenangan mulai mengantarku pada nasa di mana aku tertarik padamu, pada sosok yang begitu pintar, ambisius dan sangat menginspirasi banyak orang. aku jatuh cinta pada setiap kata yang kau lontarkan di setiap seminar yang kau isi.

Kali ini ijinkan aku yang berteriak lantang di hadapmu, atas nama hubungan yang tidak jelas ini, tolong berikan aku solusi perihal kita, prihal bagaimana aku dan kamu kedepannya seperti apa?

Aku mulai menata hatiku, merapal kata demi kata di hadapan-Nya semoga saja ada solusi dalam hubungan kita. Biarlah butir salju malam ini menggenang lama di pipiku, biarlah catatan pendek ini bisa memberikan inspirasi pada malam yang terlalu setia menyambut pagi.

Labels: , , , , ,

2.15.2017

Ketika Di sayang Allah (#30DWC hari ke-15)

       Hidup itu bukan hanya tentang bahagia dan pilihan, memasuki musim pancaroba banyak sekali di sekitar kita mulai beradaptasi dengan cuaca, bahkan sebagian dari kita sudah mulai terserang berbagai macam sakit. Jadi terkadang hidup itu bukan hanya tentang pilihan tapi ada kejutan yang sedang Allah siapkan.

      Selama kita hidup, dan selama itu pula yang namanya ujian akan selalu menghampiri dan tingkatannyapun berbeda, ada yang gampang, ada yang sulit untuk kita lalui. Tapi percayalah Allah tidak akan pernah memberikan cobaan di luar kemampuan hamba-Nya.
Kali ini kita akan membahas tentang sakit, terkadang kita sudah berusaha menjauhi segala hal yang bisa menyebabkan kita sakit, tapi Allah berkehendak lain, dan di situlah ujian itu di mulai.

Sakit adalah ujian dari Allah adalah tanda kasih sayang Allah. Nabi shallallahu ‘alihi wa sallam bersabda "sesungguhnya pahala yang besar didapatkan melalui cobaan yang besar pula". Apabila Allah mencintai seseorang, maka Allah akan memberikan cobaan kepadanya, barangsiapa yang ridho (menerimanya) maka Allah akan meridhoinya dan barangsiapa yang murka (menerimanya) maka Allah murka kepadanya.
  1. Sakit merupakan bagian dari penghapusan dosa karena bisa jadi dengan penyakit ini kita akan bersih dari dosa bahkan tidak mempunyai dosa sama sekali, kita tidak punya timbangan dosa, kita menjadi suci sebagaimana anak yang baru lahir. 
  2. Sakit akan Membawa Keselamatan dari api neraka
  3. Sakit akan mengingatkan hambanya atas kelalaiannya
  4. Terdapat hikmah yang banyak di balik berbagai musibah
Rasulullah SAW bersabda: “Apabila seorang hamba yang beriman menderita sakit, maka Allah memerintahkan kepada para malaikat agar menulis perbuatan yang terbaik yang dikerjakan hamba mukmin itu pada saat sehat dan pada saat waktu senangnya.”
Ujaran Rasulullah SAW tsb diriwayatkan oleh Abu Imamah al Bahili. Dalam hadist yang lain Rasulullah bersabda :
“Apabila seorang hamba mukmin sakit, maka Allah mengutus 4 malaikat untuk datang padanya.”
Allah memerintahkan :
1. Malaikat pertama untuk mengambil kekuatannya sehingga menjadi lemah.
2. Malaikat kedua untuk mengambil rasa lezatnya makanan dari mulutnya
3. Malaikat ketiga untuk mengambil cahaya terang di wajahnya sehingga berubahlah wajah si sakit menjadi pucat pasi.
4. Malaikat keempat untuk mengambil semua dosanya , maka berubahlah si sakit menjadi suci dari dosa.


 Ada beberapa hal yang harus kita hindari ketika sakit.
  •  Berburuk sangka kepada Allah atau merasa kecewa bahkan marah kepada takdir Allah
  •  Menyebarluaskan kabar sakit dan mengeluhkannyaMerupakan salah satu tanda tauhid dan keimanan seseorang bahwa ia berusaha hanya mengeluhkan keadaannya kepada Allah saja, karena hanya Allah yang bisa merubah semuanya. 
  • Berobat dengan yang haram
  • Kita tidak boleh berobat dengan hal-hal yang haram, misalnya dengan obat atau vaksin yang mengandung babi, berobat dengan air kencing sendiri karena Allah telah menciptakan obatnya yang halal. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah menurunkan penyakit bersama obatnya, dan menciptakan obat untuk segala penyakit, maka berobatlah, tetapi jangan menggunakan yang haram.
  • Menggerutu dan merasa Allah pilih kasih 
Kenapa harus mengeluh, tubuh ini milik Allah dan nikmatilah setiap proses, yakinlah bahwa Allah tidak akan memberikan cobaan kepada seorang hamba-Nya diluar kesanggupannya.

Labels: , , , , , , , , ,

2.13.2017

Mantra (#30DWC Hari ke-13)

Desember

Pada malam yang di peluk bintang baru saja aku mencoba selingkuh dari rasa
Aku menyeduhnya bercampur senyum penasaran
Sesendok gula dan sebutir kuning telur menyatu dalam adukan kopi
Aku menamainya perselingkuhan sehat

Tiga serangkai dalam gelas mulai beradu
Membayangkannya saja kepalaku serasa dicambuk kenangan
Mau tidak mau aku mencoba meminumnya tanpa ampun

Bergelas gelas kopi pecah dalam petakan ketidakwarasanku
Sempurna aromanya, merobek rasa yang sudah lama kubangun
Aku tidak tenang dengan perselingkuhan ini
Aku menyukaimu tanpa ba bi bu
Semoga adzan subuh kali ini menamparku segera

Sepotong roti menemaniku sebelum tegukan terakhir
Tuhan mengirimkan rencana barunya dalam ketidaktahuanku
Tapi signal hatiku cepat kutangkap ketimbang tanganku memaksa mencoba menyentuh yang lain
"Aku belum kalah Tuhan." ucapku pada gelas yang telah kosong

Tenang, 
Ini hanya mantra aroma agar kau bisa segera menemuiku sebelum matahari memeluk pagi

Labels: , , , , , , ,

2.06.2017

nyanyian jarak (#30dwc hari ke-6)


Coba perhatikan hujan itu dengan baik, suaranya mengalahkan melodi yang pernah kau dengar
campuran nada kerinduan dan airmata yang bisa membuatmu lebih tenang
kita tidak pernah tahu dibagian mana hujan itu akan menaikkan vibratenya, dan dibagian mana dia akan berhenti.

sama seperti perasaan kita, terkadang kita akan merasakan getaran yang luar biasa, emosi yang meluap dan tidaktahu akan berakhir seperti apa
seperti hidup yang selalu punya pilihan, kita selalu mencobanya dan menikmati setiap fase pertumbuhan
layaknya langit yang begitu tinggi tapi tak terjangkau
aku berdiam disini, entah menunggu atau ingin berlari kearahmu yang entah dimana
yang aku tahu, semua kuperjuangkan walaupun jatuh mengajarku untuk bangkit, karena setelah hujan ada pelangi yang menyambutmu

kuharap hujan mengantarkan nyanyian jarak yang telah kumuntahkan dalam tiap rintiknya



Labels: , , , , , , , ,

2.01.2017

Teka teki ( #30DWC hari ke-2 )

Begini cinta
bagaimana kalau kita melatih cinta kita terbang tanpa sayap, melatih rindu tanpa harus berbicara dan menata ruang hati agar lebih luas, karena terkadang perasaan itu mempermainkan kita, mungkin tadi pagi kamu begitu menyayangiku dan sebentar malam atau besok pagi bisa saja kau sangat membenciku bahkan sisa sisa cinta tak berbekas, Rasanya Tuhan begitu sempurna menciptakan keadaan ini, memutar waktu dan membolakbalikkan hati. 
Banyak orang yang tersandung karena tebakannya sendiri, mengira-ngira ada cinta baru di hubungannya, atau sekedar menebak nebak apa dia setia atau lebih nyaman dengan orang lain ketimbang dirinya, menebak si a mulai menyukainya padahal si a memang pribadi yang loyal sama semua orang, kalau sudah begini siapa yang akan disalahkan? waktu? keadaan atau pikiran yang mulai mengajak kita bermain dengan emosi, ini masalah hati dan perasaan bukan permainan lotre yang harus kita tebak. Terkadang seseorang memang membutuhkan sebuah keyakinan dan pembuktian, bukan seperti lagu galau yang begitu gampang merasuki diri kita, apalagi memutarnya saat sendiri dan ada angin yang membisik, ini kisah kamu waktu itu, atau lagu sedih yang menarikmu masuk menyelami setiap liriknya kemudian hujan di matamupun tak malu untuk turun, bahkan lagu itu bisa dibilang berhasil menstempel perasaanmu dengan tulisan GALAU juga. Sudah terlalu jauh rasanya arah tulisan ini, ijinkan aku meminta maaf atas waktu yang kadang lebih dikuasai sama amarah dan kecurigaan, atas jarak yang terkadang tak mengontrol rindu, atau kegaduhan kecil yang berakibat besar karena hanya ingin meminta sedikit perhatianmu untuk melirik.
Ah, cinta..
         akan kuajari kau menari tanpa harus gemulai dan lentur, kuciptakan lagu tanpa harus ada irama, biarkan waktu yang mempertemukan semua dan biarkan hati bernafas tanpa harus ada kerikil kecil yang cemburu memburuinya mungkin nanti cinta akan mengerti seperti apa cinta yang membuatnya nyaman, tanpa harus bermain teka teki dengan perasaan!!!

Labels: , , , , , , , ,

6.08.2014

Angin

” Di langit mana pun kini engkau menatap, di sejuk angin membelai atau badai gurun mengepung. Pada dinding berlukis keindahan fajar, atau lantai sunyi berpalung mimpi. Aku ingin merangkai aksara, tentang hari-hari berwajah puisi. Tentang ketegaran senja, atau keteguhan Sang Angin. Tentang tawa yang berderai, atau air mata yang jatuh di sudut yang sepi. Tentang hati yang jatuh pada tatapan sehitam malam, tentang langkahmu yang sesaat singgah pada kelembutan wajah bertudung  selendang jingga. Aku ingin membingkai puisi sekali lagi,… Ini tentang carcinoma dan khemotheraphy …. yang sudah seenaknya mengajarkan kita menerima garis nasib… ”


Dear Angin,…
Sudah lama jemariku tak menulis tentangmu,
entah berapa kali almanak berganti.
Masih ingat catatanku tentang harapan ?
Tentang kepasrahan yang kau sebut ketegaran,
tentang vonis satu beriringan vonis yang lain,
pernahkah kau berfikir kusimpan dimana air mata dan ketakutan?
Aku membiarkannya terbang,
menggantung pada batas langit dan melayang sejauh aku memandang.
Sesaat saja kubiarkan menyesak di rongga dadaku,
sesaat kubiarkan mengaktifkan kelenjar air mataku,
aku merasakan sakitnya, tepatnya menikmati dan kuterima.
Lalu kubiarkan terbang dan menggantung di angkasa.
Biar Pemilik Semesta yang merengkuh,
yang menyembuhkan dan menawarkan nikmatnya kesakitan.

Dear Angin,…
Aku bukan sahabat yang slalu ada untukmu,
bukan kakak atau adik yang setia diberandamu.
Bukan teman yang slalu ada saat kau butuh bercerita.
Apalagi kekasih dan pujaan hati,
entah apa…
Kamu pun tidak tahu label apa untuk seorang senja,
begitu juga aku, entah apa kamu bagiku,..
dan aku bagimu.
Aku mungkin hanya shiluet,
yang hanya sesaat hadir ketika langit berwarna tembaga,
setelah itu hilang tergantikan malam dan pagi.
Dan kamu angin, yang berhembus kemana kau ingin.

Dear Angin,…
Aku tidak akan mengajarkanmu makna bertahan,
Kamu lebih tahu rasanya menahan beban.
Aku tidak akan berbisik tentang keikhlasan,
karena aku tahu betapa sulitnya berkata ikhlas,
dengan hati yang tanpa mengeluh dan mengaduh.
Aku tidak akan berucap  ” Sabarlah…”
Karena kesabaran akan hadir setelah penerimaan
dan penghayatan.
Aku tidak akan memaksamu untuk berjuang,
karena setiap diri punya batas kemampuan.

Dear Angin,…
Aku hanya ingin kamu tersenyum,
dengan senyuman terindahmu.
Aku hanya ingin kamu menerima,
dengan peneriman terbaik yang kamu bisa.
Aku hanya ingin kamu tetap bernyanyi dan menari,
mengabadikan aksara menjadi prosa, diksi atau puisi.
Aku ingin kamu tetap bermain dengan lensa,
Mengabadikan kecantikan mahluk hawa, keindahan panorama,
mengabadikan kebesaran semesta.

Dear Angin,…
Khemotheraphy dan operasi tidak sekeren yang orang bilang.
Kanker tidak sekuat itu,
sungguh Kanker tidak sekuat itu…!
Kanker mungkin akan mengenalkanmu dengan rasa sakit,
tapi kanker tidak akan mampu  mematikan impian,
kanker tidak akan mampu mengikis keyakinan,
kanker tidak akan mampu memutus persahabatan,
kanker tidak akan mampu mematikan jiwa,
kanker tidak akan mampu memupus harapan,
kanker tidak akan mampu menghapus kenangan,
kanker tidak akan cukup kuat melumpuhkan cinta….
Kanker tidak akan melemahkanmu.

Dear Angin,…
Aku mungkin tidak ada disana, bersama mereka yang menguatkanmu.
Tapi kamu ada di antara doa-doa yang melayang diangkasa,
doaku kepada Sang Maha…
Untuk kesakitan yang saban kali kurasakan,
juga untuk ketentuanNya yang sedang kau jalani.
Untuk Carcinoma yang entah mengapa mempertemukan kita lagi pada garis nasib
seorang penyintas , Senja dan Sang Angin …
Meski pada batas gelap dan terang,
meski pada sejuta harapan yang kita genggam.

Labels: , , , , , , ,

5.10.2014

waktu

Cinta itu tak perlu banyak bicara, prilakunya cukup membahasakannya
Tak seharusnya kau ucapkan cinta jika kamu masih bungkam ketika ada yang bertanya tentangku, tak sepatutnya kau bilang sayang jika ada orang yang menyebut namaku dalam obrolan kemudian kamu seperti ingin berlari tapi ditengah kerikil yang runcing.

Aku justru merasa paling asing ketika kamu berkata aku sayang kamu, pernahkah kamu mencoba menelusup masuk kedalam hatiku?  merasakan menjadi aku, mungkin kamu akan menemukan retakan hati  dan ribuan tanya yang tak terjawab!
aku ini perempuan sayang, tak tahan bila tahu kamu hanya ingin bermain main dengan perasaanku, menyapaku dalam kesendirian dan mengabaikanku ketika kamu bosan.
Aku ini perempuan sayang, terlalu rapuh bila bersentuhan dengan luka, tak sanggup rasanya harus berbagi hati dengan yang lain.

Jangan berlari terus jika hujan mulai deras, cobalah berteduh sejenak dan mencari payung untuk melewati hujan, kamu Tahu di luar sana akan ada Hujan yang lebih besar lagi setelah ini.
aku ini orang yang perlu kamu beri pengertian, agar aku tahu kamu tak suka ini itu, atau kamu suka ini itu, apa salahnya kita berbicara tentang keseriusan? aku belajar darimu dan kaupun bisa mengambil yang baik dari apa yang aku lakukan, kita bisa buang yang mengganggu, kita isi apa yang masih kosong dan kita kurangi apa yang berlebihan. bukan aku sendiri yang melakukan itu, bukan aku sendiri yang repot memberitahumu apa yang aku suka dan sibuk menerka nerka hal yang kamu benci.
Andai kamu hanya ingin bermain denganku, mengisi kesendirianmu, mungkin aku bisa menjadi temanmu, andai kata sayang itu tak kamu ucapkan mungkin aku tak akan bertanya siapa aku di hatimu?
sayang... jika nanti aku pergi tanpa kabar, itu bukan karena aku tak menyayangimu lagi, tapi aku takut memberi harapan kosong kepada diriku, sementara diirimu begitu sulit meyakinkan aku.
masih teringat jelas, bagaimana kamu tak menjawab pertanyaan itu, bagaimana kamu diam seribu bahasa, semua itu masih sangat melekat dalam benakku

Harusnya kita berhenti di februari, biarkan maret menulis kisah kita masing masing.
Harusnya aku tahu diri, iya.. tahu diri sebelum melangkah sejauh ini
tak mungkin aku memperjuangkan rasa ini sendirian, mungkin kamu tak akan pernah mengerti rasanya cinta sendirian!

sayang.. cinta itu tak pernah merugi, jika ia adalah pemberi dia tidak akan meminta kembali
Tak ada hal yang lebih baik kecuali perpisahan dengan iklas, tak ada cinta yang sempurna kecuali mendoakanmu dari jauh, 

Tuhan,... aku ingin di peluk lebih lama :(
Read more »

Labels: ,

5.09.2014

do'a itu semangat

Jangan pernah bertanya kenapa aku selalu menyuruhmu berdoa dalam kondisi apapun!!!
Doa itu salah satu cara berkomunikasi dengan Tuhan yang akan menghasilkan energi terhebat, bermanja-manja  mesra dengan-Nya merupakan cara paling nikmat menikmati setiap proses kehidupan.
Aku tak bisa melihatmu gelisah dalam tutur yang kau ucapkan akhir-akhir ini, sekalipun topeng itu semakin tebal kau pasang dalam balutan mesra setiap katamu. Sekalipun kau berkata malam ini terlalu pekat untuk bernyanyi bersama, kau tahu.. hatimu lebih dulu tersiksa sebelum nada gitarmu bercerita. mengenang semangat yang dulu sempat memekik gendang telingaku, mungkin sudah kau kubur hidup-hidup.

Dulu kau bilang hidup itu pilihan, jika kau tak sanggup berubah untuk orang lain maka berubahlah untuk orang-orang yang menyayangimu.
Bangunlah sayang, berdo'a pada Tuhan, seperti aku yang tak pernah lelah bercerita tentangmu kepada-Nya, tentang rindu yang tak pantas aku ucapkan, tentang kecemasan yang membuat kita tak berdaya.
Bangunlah sayang, bersujud kepada-Nya mungkin kau perlu bercerita banyak pada-Nya, melobi-Nya untuk ditunjukkan jalan yang membuatmu seperti sekarang, atau mungkin kau butuh pelukan-Nya yang bisa membuatmu nyaman dalam barisan surat-surat yang mungkin jarang lagi kau sentuh. 
Kalau sampai detik ini kau menyerah mungkin ini hanyalah rayuan ketidakberdayaan yang menginginkanmu tertidur terlalu lama, dan membiarkanmu tak perduli dengan deadline bulan ini.
Sayang... di luar sana begitu banyak orang yang kalah akan proses, begitu banyak yang berjuang sampai lupa akan nafas yang butuh tarikan.
Jika aku tak bisa sepertia dia yang memberimu inspirasi, maka tengoklah surga yang menunggu disana, yang selalu mendoakan setiap langkah dan cita-citamu, merekalah orang tua yang tak pernah letih mendoakanmu, mengharapkan yang terbaik buatmu.
Do'a itu melegakan yang tersumbat, jika kata tak bisa lagi kau eja biarkan airmata yang menjelaskan kepada-Nya.

aku hanya bisa mendoakanmu dalam diam, semoga selalu ada cahaya yang mampu membuatmu silau kemudian bangkit dan menyelesaikan yang harus kau selesaikan, tak perlu mengeluh karena ujian itu tak mengenal waktu selama kau masih hidup!

Labels: , ,

2.06.2014

#challege day8 : pacar kontrakan


soreh ini terlalu lambat menuju malam
mataku sudah ingin bersandar di bayangmu
dan lelahku ingin segera rebah dalam pelukanmu

Memilih pura-pura sibuk, kemudian mengamati ribuan kenangan yang pernah menghampiriku
tapi kenangan tak berpura-pura membuatku menangis
layaknya anak kecil yang ingin mainan baru

sesendok senja kutuangkan dalam lamunan
kutaburi bunga agar aromanya semakin menyengat
setumpuk cinta telah kusiapkan menyambut malam
dan aku lupa kalau kita sedang berpura pura mencinta

kutatap hatiku semakin dalam
ada kertas usang yang masih menempel dan bertuliskan Pacar kontrakan
semakin sempit saja hatiku ketika waktu mulai membayarku
tapi tidak dengan perasaanku, bahkan ingin rasanya kertas itu kutelanjangi agar tak terlihat lagi pesannya.

dan.... kertas itupun hilang bersama waktu
kepura puraanpun terkikis oleh waktu

Labels:

2.03.2014

#challege day6 : proposal Jodoh


Dear kamu yang aku sendiri tak tahu kamu dimana dan siapa...

Malam ini Hujan kembali turun, harusnya aku menjadi tenda ditengah pengungsi yang kehujanan, atau menjadi cawan untuk menadah air, tapi aku hanya berdiam diri di kamar, menikmati nada yang turun dari langit.
Malam ini aku bertanya pada Tuhan lewat hujan dan udara yang begitu dingin, apa kabar surat yang kukirim melalui do'a? apakah sudah sampai atau belum?
dalam derasnya hujan, masih sayup kudengar "surat yang mana?

Aku mencoba mengurainya, semoga hatiku malam ini bisa kuajak berdamai untuk hal satu ini

Aku selalu mengirim surat Pada Tuhan perihal jodoh, mengirim pertanyaan yang tak bisa kujawab ketika mereka bertanya "kapan nikah?" aku hanya mampu tersenyum sambil berkata "do'ain aja secepatnya"
jangan terlalu banyak milih, Jangan pacaran terus, emangnya lu udah usaha? usaha seperti apa?  jodoh itu bukan hanya sekedar usaha dan do'a". yah seperti itulah bahkan banyak lagi kalimat kalimat yang sedikit menyentil hati, tapi sebenarnya mereka peduli makanya bertanya seperti itu

Apa aku harus menjadi seorang agresif kemudian mengumumkan bahwa aku tengah mencari jodoh? katanya Jodoh itu Rahasia Tuhan, sebenarnya malam ini ingin sekali berdiskusi dengan-Nya prihal ini.

Di dalam surat selalu kuselipkan, segerahlah datang....
Apa nasibmu sama sepertiku hilir mudik mencari, bertanya-tanya, menunggu, dan berdoa?
GPS jodoh sepertinya masih samar di mataku, aku masih sering tersesat kemudian lelah

Aku hanya mengirimkan surat proposal permohonan, mungkin prihal Jodoh belum di ACC sama Tuhan karena banyak pertimbangan, mungkin dari pribadi aku, atau Tuhan senang melihatku merintih meminta, atau banyak lagi alasan kenapa jodoh itu tak juga datang!
Andai orang-orang itu bisa kuajak di jalan pikiranku mungkin mereka akan mengerti prihal pertanyaannya.

Setiap orang itu punya jalan dan cara yang berbeda bertemu jodoh, aku hanya ingin memperbaiki diriku, melakukan hal hal positif yang bisa kulakukan, menikmati kebersamaan bersama keluarga, menikmati setiap proses yang ada. Katanya nikah muda itu enak, menikah itu ibadah, menyempurnakan sebagian agama dll, semua orang menginginkan pernikahan, tapi akan menikah dengan siapa jika jodoh itu tak kunjung datang? apa harus dipaksakan? ketika Tanggal cantik semua orang berlomba lomba membuat rencana pernikahan atau moment spesial yang katanya tanggal, bulan dan tahun yang cantik itu bagus untuk diabadikan, tapi apalah artinya tanggal cantik? bulan bagus sementara jodoh tak kunjung datang.
Tuhan, aku tak butuh deretan angka yang cantik itu....

________________________to be continued




Labels: , , , , , ,

2.01.2014

#Challengeday4 : aku, waktu dan penyesalan

Pernah ngerasain mendadak ingin pingsan atau seluruh tubuh tak memiliki tenaga? bahkan bernafaspun rasa kontrakan nunggak 3 bulan. 

aku berdiri layaknya patung tepat didepan lemari bukuku, harusnya aku tak menyentuh ransel yang sudah seminggu tak berpindah tempat itu dan ketika kuraba ada kertas yang ngintip dibalik resleting tas yang tak tertutup rapat, niatnya ingin menolong kertas itu mungkin dia tengah kesakitan berada dihimpitan resleting.
aku berhasil mengambil kertas itu dan berhasil juga membuatku kaku seketika, deretan angka dan bulan memenuhi kertas itu, layaknya bom bunuh diri yang disutradarai olehku dan meledak saat aku menyentuhnya.

saat tersadar kucoba melipat dan memasukannya kembali kedalam tas, aku tak berniat mengingat kalimat dan angka yang tertulis di dalam kertas itu, tapi pikiranku mencoba menterjemahkan setiap kalimat yang ada di kertas itu, dan sesaat mataku kembali beradu dengan tas dan seolah olah aku tengah berdialog dengan kertas itu
aku seperti menghamba pada kertas, memohon agar menghapus semua tulisan yang melekat di badannya.
layaknya tawar menawar, hatiku mulai panas karena permohonanku sepertinya diabaikan, yang ada si kertas malah menari dan memperlihatkan deretan kalimat itu dengan jelas, "harusnya tadi aku tak menolongmu" ucapku dalam hati.
tubuhku mulai tak seimbang, kucoba kuatkan langkahku menuju kasur yang tak jauh dari meja, kurebahkan badanku seolah olah aku seorang dokter yang tengah memeriksa pasien, kumulai bertanya apa yang tubuh rasakan? apa ada riwayat waktu yang terkorupsi dan terlupakan?

waktu.. terkadang menjadi pedang dan bayang bayang akan perbuatan yang telah kita lakukan, mungkin akan menghasilkan senyum atau sebuah penyesalan dan berakhir dengan air mata.
waktu itu bisa membunuh dan menyembuhkan
andai.... andai kita bisa lebih bijak lagi memanfaatkan waktu dan harus selalu SADAR bahwa penyesalan itu selalu datang TERAKHIR.... 






Labels: , , , , ,

1.30.2014

#Challenge day 2: Cinta itu aku

Ngebahas masalah cinta tidak akan pernah ada Habisnya, dan mungkin banyak yang parno ketika melihat postingan dengan Judul CINTA di blog atau bahkan antusias, karena cinta itu sebenarnya adalah kepo.!!! STOP, saya tidak akan membahas ini

di hari ke-dua ini sengaja pikiran liarku dibatasi dengan Tema Cinta, atas nama cinta aku mencoba menahan kantuk yang mulai menyerangku, tepat pukul 23:54 dan nafsuh menulisku seakan lenyap, cinta itu bisa mendominasi seseorang menjadi aneh, menjadi sempurna dan menutupi kecacatan, cinta itu besar, sangat sulit di prediksi dan cinta itu RIBET!

aku bukan orang yang phobia sama cinta, dan kali ini entah aku malas berbaur dengan tulisan cinta dengan lawan jenis, bukan karena kisahku yang mulai semraut dan melebar tapi kali ini aku mengartikan cinta itu aku, ya... cinta itu AKU karena aku itu CINTA

Cinta itu bijaksana, aku terkadang tidak adil pada diriku, membiarkan diriku kelelahan, tersakiti karena ulahku sendiri, dan terjatuh karena aku tidak pernah siap, andai Khalil gibran masih hidup dia mungkin akan menamparku dengan filsafat cintanya, bagaimana mungkin aku bisa memperhatikan dan menyayangi orang lain sementara diriku sendiri terkadang hilang dan tak kumengerti

Terkadang aku mengutuk ketika tangan berbuat salah atau langkah kaki yang mulai lunglai, bahkan menatap sinis wajahku di cermin tatkala aku gagal, aku sibuk memuji orang lain dan selalu saja ada cela untuk memperhatikan orang lain kemudian menganggap diriku aneh jika tak bisa seperti mereka.
Kali ini atas nama cinta para pendahulu yang telah mengajarkan kebijaksanaan, aku ingin menyiram diriku dengan wangi surga dan melapangkan hatiku seluas langit, aku tak sempurna tapi cinta membuatku sempurna, andai cinta bisa kuajak duduk minum kopi malam ini, mungkin akan kuborgol langsung tangannya dan memasungnya dalam kamarku sebagai tawanan hatiku, akan kucambuk dia agar bisa mengajariku dan membuat mata hatiku terbuka betapa egoisnya ego yang yang selama ini memelukku

Maafkan aku diri, mungkin aku hanya bagian dari kerikil yang akan hanyut entah kemana, semoga Hati dan diriku bisa merasakan kebebasan atas tawanan ketidakadilan selama ini yang telah kuperbuat.

Cinta, aku ingin mengajakmu mengukir masa depan di langit bertemakan kesuksesan dan akan ku mute agar tak ada angin yang sanggup menggoyangkannya, mungkin akan pudar tapi akan kulaminating dan kubuatkan peti terbuat dari emas. Mungkin sekarang aku sedang berlari mengejar ribuan ketertinggalanku dan entah kapan aku berada di garis finish seperti mereka, semoga cinta selalu bersamaku, menguatkanku dan bersamaku ketika tersesat, ada Tuhan di dalam Cinta, dan ada aku di dalam Cinta, semoga Tuhan selalu menguatkanku untuk sampai ke garis finish, kali ini aku tidak mengeluh dan semmoga tidak akan ada keluhan yang keluar dari body languageku!

Trimakasih Cinta, tentangmu yang tak akan pernah mati, tentangmu yang tak pernah habis walau ribuan orang menulis tentangmu karena misteri cinta itu selalu menjadi pil dalam kehidupan yang sulit ditebak!

sudah malam, dan omonganku mulai ngaco, mulai berhalusinasi dengan dengan tembok dan bantalpun mulai cemburu karena waktu kencanku dengan dia berkurang, .. ciao





Labels: , , , , , ,