Dear You...

Jangan membuat Tuhan cemburu yah!!!

4.02.2018

Penjinak Jarak (day 3 #30dcw)

Ternyata para pujangga itu benar, kekhusukan cinta dirasa ketika kepergian adalah jarak di antaranya.
Melemah karena signal tak terjangkau
Merenggangkan tubuh, melangitkan doa. Meluaskan tatap, menyempitkan harap.

Lalu benar mengapa kau disebut-sebut sebagai penjinak jarak yang romantis. Sebab sesakmu tetap dirindukan, yang tiba-tiba menghilang menjadi rangga dan muncul sebagai jodoh

Kapan kita bisa saling memecah rindu? Merengkuh bait puisi yang gelisahnya didekap doa, yang air matanya justru menjadi cinta bagi bola mata berjarak

Kapan kita kembali menghitung bintang dini hari? Mengucap tasbih pada “Tuhan” yang sama. Pada rindu yang akhirnya jatuh dengan sempurna

Kutunggu, dengan tabah.

Sudut rindu, 3 april 2018

Labels:

Kita Hanya Berbeda (day 1 #30dcw)


Akh, kamu yang gila malah teriak gila

Aku menari di tengah kerumunan orang, memakai jaket di siang bolong dan suka berbicara dengan kucing dengan jarak yang tidak begitu jauh karena sesungguhnya aku takut sama kucing.
Aku sering berbicara pada langit saat rindu menghampiriku, aku mengutuk langkah kaki yang merusak dinding peristirahatan orang-orang.

Kata mereka aku gila, karena hal aneh selalu memelukku dan aku berbeda kata mereka.

Orang gila itu menyebut aku gila
Lalu, siapa sebenarnya yang gila?

Tapi mengapa hanya kata 'gila' yang terucap keluar dari bibir mereka ? Mengapa tidak ada yang mau sedikit bersusah-susah bertanya 'kenapa' ?

Demikian mereka memandang aku, tapi aku yakin orang yang ramai-ramai menyesengsarakan rakyat, merekalah yang harusnya disebut orang gila, mereka yang duduk di cafe atau membuang uang ke pelacur-pelacur itu sementara didepannya ada orang yang merintih kelaparan, merekalah yang seharusnya dikatakan gila. Mereka yang mengambil lahan tempat tinggal kami dan membiarkan kami mati dengan perlahan, merekalah yang paling gila....

Tapi tolong, jangan sebut aku orang gila hanya karena kamu menganggap diri kamu sempurna dan kita berbeda

Sudut langit, 2 april 2018

Labels:

7.12.2017

Ucapkan selamat tinggal pada Insomnia (Day6 #30Dwc)

Mendapatkan tidur yang cukup terutama di malam hari tentunya menjadi hal yang sangat penting, karena menyangkut kesehatan, orang yang kekurangan jam tidurnya mengakibatkan daya tahan tubuh menurun. Pada studi-studi yang dilakukan oleh para ahli, menunjukan bahwa kurang tidur dapat memberikan beberapa efek buruk seperti masalah berat badan, gangguan kejiwaan dan tidak bersemangat dalam menjalani aktivtias. Bahkan yang sangat fatal adalah masalah kesehatan seperti penyakit jantung. 

Tidur merupakan istirahat yang paling mujarab untuk bisa mengembalikan seluruh tenaga yang telah terkuras seharian. Sayangnya, beberapa orang merasa kesulitan memejamkan mata bahkan terjaga sampai pagi dan mengakibatkan stamina dan konsentrasi sedikit terganggu

Nah, buat kamu yang sering mengalami hal seperti itu, ada baiknya mulai sekarang mencoba mengatur pola tidur dan mempraktekkan beberapa hal untuk menyingkirkan insomnia dan bisa bangun di waktu pagi dengan fresh. 

  • Perhatikan durasi tidur yang tepat sesuai batas usia. Nah, berikut ini durasi tidur menurut National Sleep Foundation 
Newborns (0-3 bulan): 14-17 jam per hari
Infants (4-11 bulan): 12-15 jam per hari
Toddlers (1-2 tahun): 11-14 jam per hari
Preschoolers (3-5 tahun): 10-13 jam per hari
School age children (6-13 tahun): 9-11 jam per hari
Teenagers (14-17 tahun): 8-10 jam per hari
Younger adults (18-25 tahun): 7-9 jam per hari
Adults (26-64 tahun): 7-9 jam per hari
Older adults (65 tahun ke atas): 7-8 jam per hari
Minimal tidur 7jam sehari ya guys
  • Hindari minum kopi diatas jam 5 soreh
  • Matikan gadged dan letakkan jauh dari tempat tidur, stop stalking yang bisa membuatmu lupa waktu dan Penelitian menyebutkan bahwa penggunaangadget dengan layar LED yang mengeluarkan cahaya biru (blue light) diketahui akan menghambat produksi hormon melatonin yang dibutuhkan agar bisa mengantuk. Selain itu, lama waktu untuk merasa mengantuk dan tertidur seorang manusia bisa terpengaruh dan terganggu dengan adanya perangkat elektronik terutama yang memiliki layar pemancar cahaya. Ini terjadi karena gelombang cahaya panjang-pendek (short-wave length) yang dihasilkan dari layar gadget bisa menekan produksi hormon melatonin yang berfungsi sebagai penghasil rasa kantuk.
  • Taruh bawang di bawah bantal, Bawang putih dikenal punya banyak manfaat. Senyawa sulfur dan seng dalam bawang putih dipercaya secara alami dapat meningkatkan relaksasi dan akan membantumu untuk tertidur lebih cepat, serta mengembalikan energi di hari berikutnya.
  • Jika kamu merasa masih saja kesulitan untuk memejamkan mata, perhatikan apakah pada hari itu kamu mengonsumsi obat yang memberikan efek susah tidur. Jika iya, stop saat itu juga atau cari alternatif obat yang lain. Nggak mau dong cuma gara-gara obat malah jadi insomnia?
  • Lakukan beberapa kali perenggangan sebelum tidur agar badan sedikit lelah dan cepat tertidur
Terakhir matikan lampu, baca doa dan ucapkan selamat tinggal pada insomnia. Karena urusan tidur bukanlah masalah sepeleh yang bisa menimbulkan berbagai macam penyakit.
So, mulai sekarang perhatikan kualitas tidurmu, karena hidup sehat di mulai dari diri sendiri dan tidur yang cukup mampu memberikan semangat yang positif di pagi hari


Labels: , , , , ,

Makrifat kerinduan (Day5 #30dwc)

Bayangkan…
Betapa hebatnya bila setiap komponen tubuh manusia dapat berzikir kepada Allah


Bayangkan, bila alam turut serta mengaminkan setiap doa dan harap
Dari mulai kaki sampai pucuk rambut kepala
Nama Allah telah termaktub dalam setiap dzikir ke semua anggota tubuh
Setiap hembusan angin, kicauan burung dan signal dari langit
Sempurna…

Semoga bisa untuk selamanya nan abadi di dalam tubuh kita
Semoga bisa melafadzan setiap detik asma-Nya
Kita tak menginginkan hilang
Ya Rabb, I Love You

Ma’afkan aku bila terlalu lancang mengatakan hal itu
Karena aku masih punya dosa yang tak tahu batasnya
Mungkin sebesar gunung itu
Aku sungguh-sungguh mencintai-Mu Ya Allah

Mungkin raga ini tertatih menuju-Mu
Dosaku berhamburan sementara pintaku berserakan di mana-mana
Rabb... Mungkin jalanku tak semulus mereka tapi ijinkan hamba lebur dalam peluk-Mu

Hati ini kering, tandus akan nafsuh dunia, serakah akan kemewahan dan selalu saja mempunyai alasan mengabaikan semua surat surat-Mu
Bukan karena waktu ya Rabb, tapi hati ini terkadang lupa ketika bahagia, ketika tawa lebih dahulu memelukku ketimbang bersyukur

Entahlah... Angin apa yang sudah kuciptakan, aku menangis sejadi jadinya ketika kecewa menerpaku, aku membanjiri sajadah dan berharap Kau menolongku. Dzikirpun tak pernah lepas dari mulutku, terkadang aku merasa orang yang paling terpuruk di dunia.

Ya Rabb... Lewat angin malam dan semesta, ijinkan aku kembali kepada-Mu, tuntunlah hamba agar tak menjadi serakah dan lupa akan diri.
Menghiasi rindu dengan hidupnya jiwa yang menyandra
Menyandra dalam penjara Allah
Bercinta di dalam hakikat alam malakut
Mencebur nan menyelam ke dalam samudra ma’rifat terhadap-Nya
Lantunan sufi masa kini
Membuahkan imajenasi
Mencari dan merayap menuju Ya Ilahi.

Mencari dan merayap menuju Ya Ilahi
Allahu Akbar
Subhanallah
Alhamdulillah
Begitulah nada lantunan untuk menikmati keindahan Tuhan kita
Tanpa batas untuk bercinta kepada-Nya
Sungguh terlalu sempurna pada zaman ini bila manusia sering bersabat dan mencintai Allah
Di setiap detik sampai detik.

Labels: , , , , , , , , , , , ,

Jatuh cinta (day1 #30dwc)

Bukan tanpa sebab Allah menciptakan alam semesta beserta isinya. Allah juga yang menciptakan kebahagiaan dan Kesedihan agar manusia menyadari nikmatnya kebahagiaan, sehingga ia bersyukur dan berbagi. 

Untukmu yang saat ini bersamaku yang sudah mengajarkan banyak hal akan keikhlasan, aku menulis ini hanya untuk mengungkapan rasa terimakasih yang tak mampu aku ucapkan lewat kata-kata.
Pertama kalinya aku menulis untukmu, aku begitu bangga akan ketegaran dan kepekaanmu. Entah perasaan apa yang timbul secara tiba-tiba ini, mulanya aku meragukanmu dan sama sekali tak ingin memulai hubungan dengan siapapun termasuk kamu. semenjak luka yang kurasa setelah kepergian "DIA"seseorang yang pernah hadir dalam hidupku lalu meninggalkanku tanpa penjelasan. Aku begitu takut untuk memulai lagi, karena aku tak ingin semua kan terulang lagi.

Namun setelah ku lalui hari-hari bersamamu, keadaan semakin hari semakin membaik. kau mampu membuatku tertawa lepas saat bersamamu, kau mampu membuatku tersenyum tanpa sebab. Hahahaha… kadang aku merasa perasaan ini sedang bermain main.
Bersamamu, aku menemukan kebahagiaan yang selama ini hilang terbawa oleh masa laluku.  Aku merasakan kebahagiaan yang luar biasa, merasakan Dia yang sangat dekat denganku

Kau sosok yang mencintaiku dengan kesederhanaan, kau tak pernah menuntut apapun dariku. Bahkan saat orang lain melihat aku hanya wanita yang biasa – biasa saja, kau selalu berkata bahwa aku adalah sosok yang luar biasa & kau selalu meyakinkan padaku tentang hal itu.

Terimakasih, karena cinta membuatku mengerti bahwa aku begitu berarti.

Terimakasih untuk cinta yang luar biasa, yang membuat aku lupa apa itu luka.
Aku jatuh cinta pada alam, pada hijau yang menenangkan hatiku, pada kicau burung yang mengajakku berdialog dengan-Nya akan ciptaan-Nya yang begitu luar biasa

Aku masih belajar dari alam bagaimana ia dengan tenang meskipun tangan manusia terkadang menyakitinya. Lewat alam aku mengerti bahwa rindu akan sampai pada muara yang akan ia tuju.  Dariku, wanita yang selalu berusaha jadi yang terbaik dan sedang memperbaiki diri

Labels: , , , , ,

6.14.2017

Sehat dengan greek yogurt yuk! (day ke-5 #30dwc)

Yogurt dikenal memiliki banyak manfaat. Salah satu ragam yogurt yang disebut-sebut sangat baik untuk kesehatan adalah greek yogurt. Greek yogurt berarti yogurt dalam bahasa Yunani. Padahal, di negara tersebut sebagian yogurtnya tidak disaring. Yogurt kental ini juga menjadi makanan pokok di banyak negara selain Yunani. Sebenarnya, Greek yogurt menjadi sebutan populer untuk yogurt saring karena merek yogurt asal Yunani, Fage, sukses memasarkannya. 
 
Greek yogurt memiliki manfaat yang lebih sehat dari yogurt yang lain. selain tekstur, nutrisi dalam greek yogurt juga berbeda. Sifat probiotik serta kandungan protein yang tinggi menjadi nilai tambah dari greek yogurt.

Greek yogurt menjadi makanan pilihan kaum vegetarian yang membutuhkan asupan nutrisi yang mencukupi. Greek yogurt dapat ditambahkan ke dalam aneka makanan serta minuman, sebagai contoh : campur greek yogurt dengan bawang putih, dill dan peterseli/seledri untuk dijadikan cocolan wortel atau sebagai pengganti selai di atas roti. Greek yogurt bisa juga dimakan dengan ditambahi buah-buahan segar misalnya mangga, papaya, stroberi.

Menurut Brand Manager Heavenly Blush, Amelia Anggreini, greek yogurt terbuat dari fermentasi susu segar menggunakan bakteri baik Streptococcus Thermopilus dan Lactobacilus Bulgaricus sehingga menghasilkan produk stirred yogurt yang sangat kental dan kaya akan protein.

Melansir Boldsky, Minggu (12/2/2017) berikut tiga manfaat sehat yang mengejutkan dari greek yogurt : 
  • Mencegah demensia
    Greek yoghurt yang kaya akan vitamin B12 berperan penting dalam meningkatkan sistem saraf dan sel-sel otak. Mengonsumsi greek yogurt juga dapat mencegah penyakit atau masalah kognitif seperti depresi dan demensia
  • Meningkatkan pertumbuhan otot  Bila dibandingkan dengan yogurt biasa, dalam 100 gram greek yogurt terdapat sembilan gram protein. Artinya greek yogurt memiliki kelebihan untuk memberikan bantuan membangun massa otot dan melawan pertumbuhan lemak. 
  •  Memperlancar pencernaan, Seperti yoghurt yang lainnya, greek yogurtjuga memiki keunggulan dalam memperlancar pencernaan. Mengonsumsi greek yogurt secara rutin dapat melindungi usus dan pencernaan dari racun serta bakteri jahat. "Yogurt biasa melalui proses penyaringan dua kali sedangkan greek yogurt mengalami 3 kali penyaringan sehingga  memiliki kadar air lebih sedikit dan konsistensi yang lebih kental," "Kandungan karbohidrat juga jauh lebih rendah dalam Greek yogurt sehingga sangat cocok dikonsumsi bagi mereka yang melakukan diet asupan  karbohidrat dan mencegah kejadian diabetes dan obesitas," Greek yogurt merupakan sumber kalsium dan vitamin D untuk membangun dan mempertahankan 
  • tulang yang kuat.

Kemarin siang saya sempat makan greek yoghurt dengan 3 varian langsung dan mendadak kepala saya sedikit pusing, untung aja hanya sebentar.
Jadi intinya, abis konsumsi Greek Yoghurt ini, jangan lupa imbangin ama hidup sehat. Karena walaupun rendah / tanpa lemak, bukan berarti temen-temen bisa makan yoghurt sepuasnya.

Be smart ya guys, karena yang berlebihan itu juga tidak baik

Maya, Squad 6

Labels: , , , , , , , , ,

Detik yang tak berdetak (day ke-2)



Harusnya kubuang saja rintikan kenangan yang menghujaniku, menutup mata agar tak menangkap rupa dalam gelindingan detik yang tak mengenal detak. Akan ada penjelasan atas apa yang tidak bisa kuselesaikan sendiri.
 
Percayalah Sayang, mimpi yang kau cetak tebal di halaman depan buku catatanmu akan membawamu melesat sampai ke sana. Ke tempat yang ingin kau tuju. Maka salahkah bila Allah sokong IQ selevel Albert Einsten untuk mereka yang terobsesi pada inovasi tingkat mahir? Atau Allah modali panjang hati bagi ia yang bercita-cita menjadi Ibu asuh di panti? Mulai tahu kan mengapa banyak sengketa perihal ini dan itu ditaruh begitu saja di pundakmu? Menjeratmu pada pasal demi pasal yang berakhir di meja hijau buatan massa penganut hukum rimba.

Mengamati hati yang enggan berbalik, mencumbu akal agar bisa kuajak kompromi, harusnya diri bisa lebih mawas dalam lejitan waktu

Ada Tuhan yang menggerakkan tangan, kaki, juga hati. Ada doa yang begitu hebat menjalar sampai ke nadi. Selanjutnya biar suratan yang membawamu kembali kemari, kalau memang akulah yang paling tepat melengkapi, kalau kitalah yang ditunjuk Tuhan saling menggenapi.

Jakarta, 18 mei 2017
Maya

Labels: , , , , ,

3.02.2017

30 dwc (Day ke-30)

Entah bagaimana mulanya
Di tiap nafas doa selalu berharap
Pada dinding berlukis keindahan semangat, atau tatapan kosong tak ber ide
Aku ingin merangkai aksara, tentang hari-hari berwajah puisi. Tentang ketangguhan fighter,  tentang diskusi KOUF atau tema yang terduga layaknya angin yang tiba-tiba bertiup kencang di wajahku.
Tentang tawa yang berderai, atau air mata yang jatuh di sudut yang sepi. Tentang hati yang jatuh pada tatapan sehitam malam, tentang langkahmu yang sesaat singgah di kelas online

Dear 30 dwc
Terima kasih atas ilmu, deadline manis.
entah berapa kali almanak berganti.
Masih ingat rasanya saat otak hanya bisa diam
saat tangan ini kaku merangkai kata
Tentang kepasrahan yang kau sebut ketegaran,
tentang sistem gugur yang mengajarkan bertanggung jawab
pernahkah kau berfikir diimana aku mendapatkan kekuatan bertahan selama sebulan ini?

Aku membiarkan hati, rasa, mata berkolaborasi
menggantung pada batas langit dan melayang sejauh aku memandang.
Sesaat saja kubiarkan menyesak di rongga dadaku,
sesaat kubiarkan diri ini mengabaikan janjiku.

aku merasakan sakitnya ingkar pada ikrarku
mual dan tatapan iba menghampiriku
semangat memelukku kembali
materi diskusi menyadarkanku
aku belum kalah dan tidak ingin mengalah
Biar Pemilik Semesta yang merengkuh
Dear 30dwc
Aku bukan sahabat yang tepat janji
bukan kakak atau adik yang setia diberandamu.
Bukan teman yang slalu ada saat kau butuh bercerita.
Apalagi kekasih dan pujaan hati,
entah apa…
Kamu pun tidak tahu label apa untuk seorang pemula sepertiku
Aku mungkin hanya siluet saat ini

Aku berjanji
kelak
Aku akan menjadi matahari sekaligus bintang
akan kuberikan ruang dan kutata semua materi selama 30dwc

Hari ini berakhir
tapi bukan akhir
 tapi akhir yang mengawali semua mimpi


 



Labels: , , ,

3.01.2017

senja di negeri rantau (#30DWC Hari ke-29)


Orang berilmu dan beradab tidak akan diam di kampung halaman. Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang. Merantaulah, kau akan dapatkan pengganti dari kerabat dan kawan. Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang.
—  Imam Syafii
Nama saya Andi mayada, seorang gadis keturunan bugis bone yang kebetulan lahir di palembang dan menetap di jakarta, sepintas dari logat orang akan berfikir saya berasal dari jawa dan bisa menjadi orang medan saat sedang marah, karena suara saya begitu besar (hahaha)

Tahun 2011, saya memutuskan untuk menetap di belanda, jauh dari keluarga mengajarkan saya arti kebersamaan. Merantau itu melatih kedewasaan, mengajarkan perbedaan. tepatnya di desa Giethoorn yang berada bagian utara. Banyak yang menyebut desa ini sebagai “Venice of the Netherlands” alias Venice-nya Blanda dan tidak memiliki jalan, hanya kanal. Jadi bepergian dengan perahu adalah cara utama untuk berkeliling di desa ini. Desa terkenal karena hal unik. anda tidak akan menemukan mobil atau bus, atau alat transportasi modern di sini sama sekali.

Desa ini didirikan pada tahun 1230 oleh sekelompok pengungsi dari selatan, yang datang ke daerah ini untuk mencari pemukiman baru. Ketika mereka pertama kali tiba di sini, mereka kagum dengan jumlah tanduk kambing yang tersisa setelah banjir besar. Itulah sebabnya tempat ini dinamakan 'Giethoorn' yang berarti tanduk kambing.
Meskipun nggak ada jalan, tapi tenang saja. Kapal kayu sudah siap siaga untuk mengantarmu mengelilingi Desa Giethoorn.

Tanpa asap kendaraan bermotor, bisa dipastikan bahwa udara di desa ini begitu bersih dan menyegarkan, sangat berbeda dengan ibu kota tercinta kita yang polusi bisa menjadi sarapan harian pengguna jalan di jakarta.

Walaupun tinggal di negri dongeng,  negri yang begitu tenang, saking tenangnya, suara paling berisik yang terdengar di desa ini adalah suara bebek dan kicauan burung. Saya selalu merindukan indonesia, bagiku indonesia lebih baik karena masyarakatnya yang begitu welcome, persaudaraan yang begitu kental. walau terkadang setiap saya membaca berita di media, yang selalu disajikan membuat dahi ini mengkerut dan membosankan. entah kenapa  media kita masih memakai teori kuno berbunyi, “A Bad News is a Good News”. Padahal Indonesia itu punya keindahan yang sangat banyak, dan saya sangat percaya itu.

Sejak kecil, saya sudah diajarkan bagaimana menghormati orang yang lebih tua dari kita, diajarkan cara berbicara yang sopan, pengenalan ilmu agama sampai sikap toleransi terhadap agama lain. Indonesia itu kaya akan budaya, bahasa, ada istiadat dll.
Dari kecil saya sudah merantau, menaklukkan musim salju dengan jaket seadanya, menikmati negri dongeng, berteman dengan orang yang berasal dari berbagai negara, tapi bagiku indonesia tetaplah rumah yang selalu membuat saya rindu, mengingatkan akan jalan pulang dan keluarga yang sangat hangat. 

Soreh ini, langit seakan membisikkan kerinduan pada indonesia, saya tidak perduli dengan berita yang seolah membuat negeriku mulai kehilangan jati  diri dengan keramahannya. Dalam hati ribuan doa kupanjat dan semoga saja indonesia lebih baik setelah ini.







Labels: , , ,

2.25.2017

Istana hati (#30DWC Hari ke-25)

Dan sempurnahlah kisah cinta kita "Aku merindukanmu dan aku sendiri yang galau"  25 Februari di tahun yang telah lalu, aku pernah menangis, dan hampir gila akan dirimu, bak angin yang menggerakkan istana hatiku untuk berantakan . Emosi yang stagnan, pikiran yang terabsolut, jiwa yang seolah terkekang. Akulah yang mendapat peran itu, skenario Tuhan yang mungkin akan tayang saat aku mulai bisa membentuk lekukan indah di bibirku.

Sabtu di bulan yang sama, kau sempat mengirimkan surat kepadaku, suratmu terlalu samar kukecap hingga manis dan hambarnya terasa saat adzan maghrib berkumandang. Kubiarkan diri ini terbang dan menikmati atmosfir masalalu, kini mendung telah mengurung keluarga rindu di perbatasan waktu.
Rindu ini seakan membrontak, mungkin lelah berada di hati yang salah
apa aku harus kembali berumah dengan dosa termanis?
dulu... tangan ini sempat mengusap butiran salju saat kau meninggalkanku
tangan ini juga yang selalu menguatkanku saat Berdialog dengan Tuhan, 
rasanya tangan ini tak mampu menghitung butiran salju dan ribuan doa yang kupanjatkan pada pencipta, agar kita bisa kembali. Aku menginginkan cinta positif yang bukan menghadirkan butiran dosa di dalamnya
sebelum hari berganti, masalalu telah kukubur dan kubiarkan roh rohnya menghantuiku
kali ini aku tersenyum, dosa itu tidak pernah manis, yang ada pahit
dan.. kali ini rindu tak akan kusampaikan, kutitipkan pada Dia yang memiliki pasangan rinduku,
Entah kapan gantungan tanda tanya di langit itu akan hilang? 
Entah kapan kita bisa berada di pelabuhan yang sama?

Sabtu yang begitu Harmonis, dan doa-doa dalam menggapai cinta yang positif tidak akan pernah absen kupanjatkan.



Labels: , , ,

blurr (#30DWC Hari ke-24)

"At night when the starslight up my roomI sit by my self Talking to the Moon. Try to get to you in hopes you're onthe other side Talking to me too.Or Am I a fool who sits aloneTalking to the moon?"
Itulah potongan lirik yang menemaniku malam ini, menatap skype dan twitter begitu hambar, tak banyak yang bisa kulakukan kali ini, aku di pasung virus kemalasan dan kamar inipun berubah menjadi lem yang membuatku susah untuk bergerak!

Kopi itu pahit tapi aku suka dan aku adalah salah satu pecandunya yang selalu menikmati bau tanah setelah hujan. Tapi aku takut halilintar di saat hujan. Tonight I'm undecided, all such a blur and I can't define what's on my mind.
Bagiku malam adalah sabda tercantik yang bisa kuajak kencan, bisa kutiduri dengan sesuka hati, malam itu sunyi tempat para pencari ketenangan dan gejolak, aku terhipnotis akan pesonanya dan siang seperti mengganggu kedamaianku. 
Kembali kubenamkan wajahku dalam kemalasan, mungkin malam memang selalu memberi kenyamanan, andai saja ada waktu yang bisa kuputar mungkin aku akan menikmatinya sekarang. 
selamat malam para pencuri ide, bisakah kau memelukku sebentar saja? "cukup malam ini saja" pintaku dalam hati, aku kehabisan dahaga ditengah deadline, sementara twitter masih saja membahas pilkada yang sedikit menguras emosi sebagian orang.

Terkadang kita harus keluar dari zona nyaman, memaksa lepas dari kemalasan, tak perduli sekuat apa lem itu bekerja. Merasakan nyaman bukan berarti harus mengorbankan semangat yang mulai kendor. akh, semoga saja malam tak memberiku teka teki hingga subuh

Labels: , , ,

2.24.2017

13 Itu penegasan (#30DWC Hari ke 22)

Sebelum bulan ke-13 menghampiri kita ingin rasanya kutegaskan sekali lagi padamu bahwa aku bukanlah patung yang selalu bisa menerima maaf dari salah yang terus berulang, aku bukanlah si buta yang tak bisa merasakan perubahanmu atau si tuli yang berpura-pura tak mendengar apa yang kau katakan.
Kita selalu punya kesempatan untuk berbicara tapi tak ada ruang untuk sebuah langkah kedepan, kita berpura pura tak tahu apa yang sedang terjadi, mungkin diam diam ingin melepasku atau aku yang sibuk bertanya tentang keseriusan?

Rasanya menyebalkan jika aku tak bisa membaca jalan pikiranmu, kamu teka teki yang sangat sulit kupecahkan, puzzle yang sulit untuk kupasangkan, aku takut mengartikan kata-kata manismu yang mungkin saja hanya gombalan sekedar membuatku tersenyum sebelum kata kata itu berpindah ke orang lain, aku juga takut mengartikan perhatianmu yang terkadang membuatku begitu di sayang.
Tolong sebelum angka itu bertambah, hentikan langkahku dan sadarkan jika yang kulihat hanyalah semu sebelum aku benar benar melangkah bersamamu.

Semoga saja angin, udara memelukku lebih dini agar aku tak mati rasa lagi.
Aku mulai membuka buku yang telah setia menemani perjalanan kita, catatan pendek yang menyimpan kenangan mulai mengantarku pada nasa di mana aku tertarik padamu, pada sosok yang begitu pintar, ambisius dan sangat menginspirasi banyak orang. aku jatuh cinta pada setiap kata yang kau lontarkan di setiap seminar yang kau isi.

Kali ini ijinkan aku yang berteriak lantang di hadapmu, atas nama hubungan yang tidak jelas ini, tolong berikan aku solusi perihal kita, prihal bagaimana aku dan kamu kedepannya seperti apa?

Aku mulai menata hatiku, merapal kata demi kata di hadapan-Nya semoga saja ada solusi dalam hubungan kita. Biarlah butir salju malam ini menggenang lama di pipiku, biarlah catatan pendek ini bisa memberikan inspirasi pada malam yang terlalu setia menyambut pagi.

Labels: , , , , ,

Perihal pagi (#30DWC hari ke 21)






Perihal pagi ini memelukku tentangmu, kenapa saya mesih saja merindukanmu? saat kau bahkan tak menunjukan sikap merasakannya sedikitpun. Ya. Tidak sedikitpun.
Rasanya, jika dipikir-pikir, jika mendengarkan ocehan teman-teman saya tentang apa yang saya lakukan, saya melakukan hal bodoh. Saya bodoh karena telah merindukanmu sendiri, bodoh karena telah berharap sendiri, padahal saya tau, kamu tak pernah sama sekali mengharapkan saya. Bukankah begitu?!
Kali ini saya memilih mengabaikan ocehan teman-teman saya. Saya memilih, menerima menjadi bodoh.
Ya. Terkadang memang harus seperti itu. Kadang, kita memang harus bodoh, karena cinta bukan masalah pintar, bukan masalah menang atau kalah, tapi cinta adalah masalah hati. Dan hati saya masih memilihmu. Hati saya masih saja menginginkanmu. Masih saja.
Kau tak perlu berkomentar apa-apa tentang yang saya tulis. Cukup diam. Dan rasakan saja. Apa yang saya rasakan. Jika kau tak merasakannya, tak apa, cukup saya yang menikmatinya. Saya percaya, tak ada jatuh cinta yang percuma. Tak ada perasaan yang terbuang sia-sia.
Seperti pagi ini. Saya masih memilihmu untuk menjadi seseorang yang saya nanti. Seseorang yang selalu terselip dalam doa.seseorang yang selalu membuat saya kesel tapi berujung rindu, seseorang yang selalu menjadi topik perbincangan saya dengan Tuhan
Entah sampai kapan cinta akan terus menungguimu. Tapi satu yang pasti. Hati tak pernah bohong menantimu di sini.

Labels: , , , , ,

2.14.2017

Janjian di sepertiga malam (#DWC Hari ke-14)

Hari ini, hampir semua sosial media membahas hari kasih sayang yang mereka sebut dengan valentine, bahkan banyak diskon dan promo yang sengaja mereka hadirkan dalam memeriahkan moment tersebut. Tapi kali ini aku tidak akan membahas prihal valentine, atau kontroversi hari valentine, percayalah.. aku tidak merayakannya, yang aku tahu setelah tahun ini dan februari tahun depan perayaan ini akan selalu ada, dan pembahasan pro kontra itu akan selalu ada.

Lupakan Valentine dan mari kita pikirkan tentang Pengantin!
Proposal nikah belum juga di acc sama Tuhan, sementara orang-orang sekitarku semakin gencar bertanya "kapan nikah?", andai mereka tidak hanya bertanya tapi memberiku jawaban mungkin aku baik-baik saja, tapi sampai saat ini aku masih dalam keadaan baik-baik saja!

Aku percaya bahwa jodoh itu ada dan pasti ada, tapi masalah kapan dia akan datang dan menghampiri aku belum punya jawaban. Sampai detik ini aku tidak pernah berhenti mendoakanmu, ntah doa itu kutujukan buat siapa, alamatnya dimana atau dia sedang apa, yang aku tahu jodohku juga tengah mendoakanku.

Duhai hati yang terlalu gampang di bolak balik, semoga Allah yang Maha membolak balik hati dan keadaan selalu menempatkan hatiku di jalan-Nya, karena aku percaya jodoh itu rezeki yang sangat berharga, menyatukan ego yang berbeda, mengajarkan berbagi dan saling melengkapi. 
Aku tidak pandai dalam mengutarakan isi hatiku, semua itu kubawa dalam setiap doa, berharap Allah segera membentang peta untuk jodohku menjuku.

Jodoh itu bukan hanya tentang umur, kesiapan mental, materi atau perkataan orang. Jodoh itu unik, sangat rahasia, terkadang kita merasa si A adalah jodoh kita dan ternyata dia berjodoh dengan yang lain, atau si B yang kita anggap tetangga atau sahabat yang biasa kita jodohkan dengan yang lain malah bisa menjadi jodoh kita. Kita tidak pernah tahu dengan siapa kita berjodoh dan jalannya seperti apa, tapi bolehkan meminta yang terbaik buat diri kita menurut versi Allah? 
Biarlah, semua ini menjadi rahasia-Nya, biarkan aku sekarang memperbaiki diriku, banyak hal di sekitarku yang masih perlu kusentuh seorang diri, mungkin jika sudah waktunya Allah akan menghadirkannya

halo jodohku..
kuharap kau dalam keadaan baik dan senantiasa dijalan-Nya
sebenarnya aku ingin bercerita tentang hariku hari ini
ada banyak kisah yang ingin sekali aku bagi
ada banyak pertanyaan yang membutuhkan hadirmu
akh,.. mungkin kau juga sedang merayu Tuhan sepertiku disetiap detik 
aku tak pernah lupa menyebut namamu dalam ketidaktahuanku dalam setiap sujud terakhirku

Aku sering berdialog dengan-Nya, khususnya di seperti malam
terkadang aku menangis, tertawa dan terdiam
akh.. biarlah semua menjadi rahasiaku dengan-Nya tentangmu


Bagaimana jika di sepertiga malam ini kita janjian bertemu dalam doa?

Labels: , , , ,

2.12.2017

Pengadilan Rindu (#30dwc hari ke-12)

Dear Tuhan...

sudah sekian purnama kulewati, aku menikmati setiap muntahan di sekitarku, sudah ribuan musim berlalu dan luka yang kau lemparkan telah meluka dan harusnya sudah sembuh.

Ada waktu yang sudah dipersiapkan merindukanmu, lalu jatuh tempo pada saat yang tidak kuketahui. Sebab kita sudah terpisah oleh sekat yang bernama jarak, rasanya ingin menarikmu ke pengadilan rindupun aku malu. Selama ini aku menabung gengsi, egois, cemburu dan rindu yang sudah penuh. 
Ada yang beda dengan caraku menikmati hujan soreh ini, mataku ikut membasahi pipi dan suaraku lebih dulu bernyanyi dalam kerongkongan kesepian. 

Harusnya kupecahkan saja celengan ini, biar tuntas saat ini juga, biar rindu bisa sedikit bernafas. Harusnya kita bisa mengabaikan kerikil dalam kesetiaan, memang tak mudah sayang, tapi percayalah, doaku tak pernah sepi membalut namamu.

Mungkin masih banyak aksara yang harus kukenal, angka yang masih asing dalam jarak, bahkan bintangpun terkadang enggan bersama malam, lalu.. akan kuapakan rindu ini?

Lihat, kali ini aku terpaksa menyeretmu dalam persidangan rindu, hati ini tak bisa lagi kuajak negosiasi prihal kesibukanmu atau caramu melupakanku. Disidang kali ini, rindu terpaksa kita gantung, kubiarkan dia mati perlahan dan terserah saja jika dia ingin bangkit lagi.

Kini bola mata kita tak lagi saling beradu, kita menyulam kisah dalam purna yang tak akan pernah usai.
Karena Tuhan menciptakan ingatan, biarlah hati ini yang sepenuhnya merasakan.


Labels: , ,

2.11.2017

Ada Jogja di bulan Februari (#30DWC Day ke-11)

    Jogja, ada dendam yang belum tuntas kubalas pada waktu lalu,  Jangan pikir saat aku menuliskan ini aku tertarik untuk mengingat bau tanah saat musim hujan, atau teriakan pedagang di malioboro, jauh sebelum aku menulis, ingatanku sudah sampai di Jogja.

Februari di musim penghujan, rintiknya mengisyaratkan duka yang harus segera kusemai, angin segar yang kembali memaksaku untuk berdialog dengan kenangan. Sulit rasanya tak menyertakan jogja dalam hidupku, mengenalkan akan cinta, patahati dan cinta kembali, Jogja adalah rumah keduaku setelah jakarta, tapi hatiku sudah kuletakkan lebih dulu disana.

Di Jogja, saya menemukan ribuan alasan untuk tersenyum setelah pata hati, ribuan cinta untuk jatuh cinta kembali, dan terkadang membuatku ingin segera pergi dan menjauh dari jogja. Tapi yang membuat Jogja jadi istimewa, selain hip hop dan bakmi goreng, adalah mantan. Seperti slogan yang kerap kita dengar: Jogja berhati Mantan. Ia tak hanya romantis seperti yang digambarkan oleh Rangga dan Cinta dalam Film mereka, atau tentang deretan jalan di kaliurang yang sendunya tak akan bisa dikalahkan oleh siapapun  atau mungkin kafe yang berjajar di s seuturan yang menyimpan jutaan kenangan setiap pengunjungnya, atau muungkin riuh rendah jalan Solo yang sering dilewati berpuluh manusia setiap harinya untuk merayakan kehilangan sambil menangis di atas laju motornya.

Sejak Februari tahun lalu, aku tidak akan bisa mengingat Jogja tanpa aku juga mengingatmu. Kamu, dan perjalanan kita. Jogja adalah kumpulan hal-hal sederhana yang meninggalkan perasaan tak terjelaskan. Sesederhana duduk melewatkan malam, di atas tikar yang dibentangkan pada trotoar sisi selatan stasiun Tugu.
Tahun kemarin kita merasakan pahitnya penghianatan di bulan februari, kau menyelingkuhiku dengan pesan romantis yang tak sengaja aku buka. Di kota ini kita merasakan keramahan penduduk yang bersetia pada adat, tapi juga kemarahan dari orang yang mengaku paling beragama. Jogja terlalu besar untuk dilupakan.


Februari dan Jogja adalah mantan yang tak bisa dilupakan sekalipun ada dendam yang menghasutku untuk segera sampai disana

Labels: , , , , , , ,

Ketika Tuhan mengintip cinta klandestinku (#30DWC Day ke-10)

  Izinkan aku menulis tanpa engkau ketahui bahwa iramanya tak serumit menyusun puzzle kehidupan, tak hanya engkau, tiap telinga tak akan kuberikan kesempatan untuk untuk mendengar syahdu keterbataanku, bahkan mata tak akan kubiarkan menguliti setiap kalimatnya. Izinkan aku menyampaikan bait-bait dalam irama keterbatasan melalui pesan yang tidak akan pernah terselesaikan.

   Aku tidak ingin menjadi telinga yang selalu siap mendengar setiap kata dari bibirmu dan menyimpannya di memori otakku, aku enggan menjadi sepasang bola mata yang kemudian hanya mampu mengawasi setiap gerak gerikmu dan kita tak kunjung bicara, dalam tatapmu aku menemukan tatapan yang kau sembunyikan dalam lelah, begitu rapi sehingga tak satupun mampu menembusnya. Aku hanya mampu melihat batas keteduhan bersarang begitu pekat dalam tatap, begitu teratur sepaket dengan senyummu yang kau paksa seperti tetesan air dalam kaleng kosong.

Terima kasih, tak banyak rasanya yang mampu kuucap dalam debaran rasa yang mulai tak karuan, bahkan terima kasihpun sulit kubiarkan terlontar begitu saja saat aku hanya mampu melihatmu dalam cahaya yang samar, kuharap Tuhan sedang tidak bercanda denganku saat ini, meski terkadang aku hanya mampu melongo dalam bait wajahmu yang sudah kusketsa. Aku ini hanya mampu menatap dalam redup cahaya, tidak sanggup rasanya memuntahkan seluruh rasa yang tak terkikis ini, aku menunggu dalam gamang ketidakpastian.

Tuhan, andai rasa ini adalah permainan, andai ini hanyalah bumbu kehidupanku mungkin akupun tak mampu menolak setiap getarannya
Tuhan, kunanti setiap detik rahasia yang ingin Kau tunjukkan, aku tak ingin larut tapi matanya memaksaku menatapnya, telingaku kuat mendengar setiap gerakan mulut di luar sana tentangnya

Tuhan, aku kuat dengan segala kekuatan-Mu
Aku hanya mampu menahan setiap erangan dalam hatiku, aku ingin membakar benang dalam syarafnya agar dia tahu ada aku yang terlalu lama menjadi penyulam kehidupannya.

Mataku tak bisa berkedip tatkala kita bersimpuh di hadap-Nya
Merangkai bait suci ijab qabul, aku tidak sedang bermimpi atau mencabut diary klandestinku yang berserakan.

Dan Tuhan,
Seseorang yang kau kirim kali ini adalah desahan yang tak pernah bisa kuutarakan dalam bait hidupku yang melebihi skala waktu.


Labels: , , , ,

2.06.2017

nyanyian jarak (#30dwc hari ke-6)


Coba perhatikan hujan itu dengan baik, suaranya mengalahkan melodi yang pernah kau dengar
campuran nada kerinduan dan airmata yang bisa membuatmu lebih tenang
kita tidak pernah tahu dibagian mana hujan itu akan menaikkan vibratenya, dan dibagian mana dia akan berhenti.

sama seperti perasaan kita, terkadang kita akan merasakan getaran yang luar biasa, emosi yang meluap dan tidaktahu akan berakhir seperti apa
seperti hidup yang selalu punya pilihan, kita selalu mencobanya dan menikmati setiap fase pertumbuhan
layaknya langit yang begitu tinggi tapi tak terjangkau
aku berdiam disini, entah menunggu atau ingin berlari kearahmu yang entah dimana
yang aku tahu, semua kuperjuangkan walaupun jatuh mengajarku untuk bangkit, karena setelah hujan ada pelangi yang menyambutmu

kuharap hujan mengantarkan nyanyian jarak yang telah kumuntahkan dalam tiap rintiknya



Labels: , , , , , , , ,

4.04.2016

Kamu itu (bukan) Rangga

Dear, kamu
yang tiap pagi menyapaku dan membuat senyum yang semakin merona
Selamat pagi.
Ternyata seperti ini rasanya LDR, aku kira hanya cinta dan rangga saja yang galau ribuan purnama

Ketika aku mulai bosan dengan seluruh rutinitas yang membosankan, aku akan mengambil ponsel, mengintip photomu, membaca ulang semua pesan yang kurasa sudah ribuan kali kuulang dan mungkin saja aku sudah menghapal beberapa kalimat yang kau kirim, tapi itu tidak cukup menolong hatiku

Aku mencoba menghubungimu
Read more »

Labels: , , ,

jeritan

Jangan tanggung-tanggung menyakitiku!
"Ikatlah aku dalam gantungan cintamu, sekap aku dalam perhatian yang kau bagi dengan yang lain, biarkan aku hidup dalam janjimu yang palsu seumur hidupmu."

Labels: , , ,