Dear You...

Jangan membuat Tuhan cemburu yah!!!

7.12.2017

Makrifat kerinduan (Day5 #30dwc)

Bayangkan…
Betapa hebatnya bila setiap komponen tubuh manusia dapat berzikir kepada Allah


Bayangkan, bila alam turut serta mengaminkan setiap doa dan harap
Dari mulai kaki sampai pucuk rambut kepala
Nama Allah telah termaktub dalam setiap dzikir ke semua anggota tubuh
Setiap hembusan angin, kicauan burung dan signal dari langit
Sempurna…

Semoga bisa untuk selamanya nan abadi di dalam tubuh kita
Semoga bisa melafadzan setiap detik asma-Nya
Kita tak menginginkan hilang
Ya Rabb, I Love You

Ma’afkan aku bila terlalu lancang mengatakan hal itu
Karena aku masih punya dosa yang tak tahu batasnya
Mungkin sebesar gunung itu
Aku sungguh-sungguh mencintai-Mu Ya Allah

Mungkin raga ini tertatih menuju-Mu
Dosaku berhamburan sementara pintaku berserakan di mana-mana
Rabb... Mungkin jalanku tak semulus mereka tapi ijinkan hamba lebur dalam peluk-Mu

Hati ini kering, tandus akan nafsuh dunia, serakah akan kemewahan dan selalu saja mempunyai alasan mengabaikan semua surat surat-Mu
Bukan karena waktu ya Rabb, tapi hati ini terkadang lupa ketika bahagia, ketika tawa lebih dahulu memelukku ketimbang bersyukur

Entahlah... Angin apa yang sudah kuciptakan, aku menangis sejadi jadinya ketika kecewa menerpaku, aku membanjiri sajadah dan berharap Kau menolongku. Dzikirpun tak pernah lepas dari mulutku, terkadang aku merasa orang yang paling terpuruk di dunia.

Ya Rabb... Lewat angin malam dan semesta, ijinkan aku kembali kepada-Mu, tuntunlah hamba agar tak menjadi serakah dan lupa akan diri.
Menghiasi rindu dengan hidupnya jiwa yang menyandra
Menyandra dalam penjara Allah
Bercinta di dalam hakikat alam malakut
Mencebur nan menyelam ke dalam samudra ma’rifat terhadap-Nya
Lantunan sufi masa kini
Membuahkan imajenasi
Mencari dan merayap menuju Ya Ilahi.

Mencari dan merayap menuju Ya Ilahi
Allahu Akbar
Subhanallah
Alhamdulillah
Begitulah nada lantunan untuk menikmati keindahan Tuhan kita
Tanpa batas untuk bercinta kepada-Nya
Sungguh terlalu sempurna pada zaman ini bila manusia sering bersabat dan mencintai Allah
Di setiap detik sampai detik.

Labels: , , , , , , , , , , , ,

Teori jodoh (day3 #30dwc)

Kau juga tahu, diam-diam doaku menjalar tak henti, terus bernyanyi sampai kutahu ada yang doanya lebih merdu dariku.

Soal hati, kita tidak pernah diberitahu apa yang akan ia rasakan bahkan untuk satu detik mendatang. Soal jodoh, apa aku harus berteriak mencari si jodoh atau harus mewawancarai pasangan mesra yang kemudian bercerai? Kita tidak pernah mengetahui apa yang akan terjadi semenit kemudian, bisa saja si sholeh datang bertamu dan mengajak ke KUA untuk membantunya mengabadikan moment sahabatnya, atau anak tetangga yang tiba tiba akrab atau bahkan cucu raja salman yang tiba tiba ngirim dm di instagram.

Aku mengingat, kau melalai. Kau berisyarat, aku mengabai. Siapa yang bisa menyangka? Dan kalau tiba-tiba kau mengingatku, sampaikan pada Allah, kirim signal melalui do'a Sebab mungkin itu pesan yang kubisikkan pada-Nya untuk kaurasakan. Bila pertemuan belum disempatkan, bila hati belum luluh, biar Tuhan jadi pihak ketiga dalam urusan kerinduan. Dan kita saling berhamburan dalam pelukan setelah dihalalkan. Entah dengan siapa kita nanti, biar perasaan ini menyingkir dengan sendiri. Sebab ilmuku terlalu sedikit untuk paham teori jodoh. Pengetahuanku teramat dangkal untuk bicara perkara jodoh. Bukankah lebih baik membiarkan segala diatur atas kehendak Allah?

Ijinkan aku malam ini menjadikanmu satu satunya bahan yang akan aku bahas dengan-Nya, ini bukan kali pertama tapi semoga ini pertama kalinya Allah menuntunku kearah yang lebih baik, termasuk prihal jodoh.
Dan sepagi dini tadi aku menemukan telepon genggamku dalam dua fungsi: pengingat dan pengenang. Semoga saja hati ini lebih sabar dan ikhlas

Aku yang memang seharusnya cepat-cepat bangun dari ingatan-ingatan layaknya kenangan. Dan kamu melakukannya, membangunkan aku dari tidur

Aku yang memang seharusnya cepat-cepat bangun dari ingatan-ingatan layaknya kenangan. Dan kamu melakukannya, membangunkan aku dari tidur panjang; dari mimpi yang tinggal bayang-bayang. Apabila rindu ini jatuh pada waktu yang salah dalam perasaan yang salah-kaprah, aku berharap segalanya dibenarkan oleh Allah melalui sesuatu yang absah. Sebab hatiku ini jadi begitu lemah bila berbenturan dengan rindu, maka perasaan itu selalu kujadikan perbincangan dengan Tuhan; dengan doa, setelah sujud dalam sholat.

Perasaan yang tidak akan pernah bisa kamu hentikan adalah cinta. Maka cintailah apapun itu yang membuatmu merasa semakin membutuhkan Allah, cintailah ia yang dengannya kautemui dirimu selalu merindukan Allah. Cintailah ia yang membuatmu selalu merasa tidak pantas, sehingga kamu tak pernah berhenti memperbaiki dan yang membuatmu tidak pernah puas, sehingga kamu terus bebenah diri.

Andai bisa, surat ini kulipat dan kujadikan pesawat-pesawatan lalu kuterbangkan bersama hembus angin yang entah bermuara ke mana. Biar tak lagi mengendap di dadaku. Atau kubungkus dengan koran, biar jadi bacaan setiap mata. Boleh juga, kumasukkan dalam karung, biar hancur tertusuk-tusuk layaknya melihat pernikahan muzammil pagi kemarin yang begitu syahdu

Labels: , , , , , , , , , , , ,

6.14.2017

Sehat dengan greek yogurt yuk! (day ke-5 #30dwc)

Yogurt dikenal memiliki banyak manfaat. Salah satu ragam yogurt yang disebut-sebut sangat baik untuk kesehatan adalah greek yogurt. Greek yogurt berarti yogurt dalam bahasa Yunani. Padahal, di negara tersebut sebagian yogurtnya tidak disaring. Yogurt kental ini juga menjadi makanan pokok di banyak negara selain Yunani. Sebenarnya, Greek yogurt menjadi sebutan populer untuk yogurt saring karena merek yogurt asal Yunani, Fage, sukses memasarkannya. 
 
Greek yogurt memiliki manfaat yang lebih sehat dari yogurt yang lain. selain tekstur, nutrisi dalam greek yogurt juga berbeda. Sifat probiotik serta kandungan protein yang tinggi menjadi nilai tambah dari greek yogurt.

Greek yogurt menjadi makanan pilihan kaum vegetarian yang membutuhkan asupan nutrisi yang mencukupi. Greek yogurt dapat ditambahkan ke dalam aneka makanan serta minuman, sebagai contoh : campur greek yogurt dengan bawang putih, dill dan peterseli/seledri untuk dijadikan cocolan wortel atau sebagai pengganti selai di atas roti. Greek yogurt bisa juga dimakan dengan ditambahi buah-buahan segar misalnya mangga, papaya, stroberi.

Menurut Brand Manager Heavenly Blush, Amelia Anggreini, greek yogurt terbuat dari fermentasi susu segar menggunakan bakteri baik Streptococcus Thermopilus dan Lactobacilus Bulgaricus sehingga menghasilkan produk stirred yogurt yang sangat kental dan kaya akan protein.

Melansir Boldsky, Minggu (12/2/2017) berikut tiga manfaat sehat yang mengejutkan dari greek yogurt : 
  • Mencegah demensia
    Greek yoghurt yang kaya akan vitamin B12 berperan penting dalam meningkatkan sistem saraf dan sel-sel otak. Mengonsumsi greek yogurt juga dapat mencegah penyakit atau masalah kognitif seperti depresi dan demensia
  • Meningkatkan pertumbuhan otot  Bila dibandingkan dengan yogurt biasa, dalam 100 gram greek yogurt terdapat sembilan gram protein. Artinya greek yogurt memiliki kelebihan untuk memberikan bantuan membangun massa otot dan melawan pertumbuhan lemak. 
  •  Memperlancar pencernaan, Seperti yoghurt yang lainnya, greek yogurtjuga memiki keunggulan dalam memperlancar pencernaan. Mengonsumsi greek yogurt secara rutin dapat melindungi usus dan pencernaan dari racun serta bakteri jahat. "Yogurt biasa melalui proses penyaringan dua kali sedangkan greek yogurt mengalami 3 kali penyaringan sehingga  memiliki kadar air lebih sedikit dan konsistensi yang lebih kental," "Kandungan karbohidrat juga jauh lebih rendah dalam Greek yogurt sehingga sangat cocok dikonsumsi bagi mereka yang melakukan diet asupan  karbohidrat dan mencegah kejadian diabetes dan obesitas," Greek yogurt merupakan sumber kalsium dan vitamin D untuk membangun dan mempertahankan 
  • tulang yang kuat.

Kemarin siang saya sempat makan greek yoghurt dengan 3 varian langsung dan mendadak kepala saya sedikit pusing, untung aja hanya sebentar.
Jadi intinya, abis konsumsi Greek Yoghurt ini, jangan lupa imbangin ama hidup sehat. Karena walaupun rendah / tanpa lemak, bukan berarti temen-temen bisa makan yoghurt sepuasnya.

Be smart ya guys, karena yang berlebihan itu juga tidak baik

Maya, Squad 6

Labels: , , , , , , , , ,

Detik yang tak berdetak (day ke-2)



Harusnya kubuang saja rintikan kenangan yang menghujaniku, menutup mata agar tak menangkap rupa dalam gelindingan detik yang tak mengenal detak. Akan ada penjelasan atas apa yang tidak bisa kuselesaikan sendiri.
 
Percayalah Sayang, mimpi yang kau cetak tebal di halaman depan buku catatanmu akan membawamu melesat sampai ke sana. Ke tempat yang ingin kau tuju. Maka salahkah bila Allah sokong IQ selevel Albert Einsten untuk mereka yang terobsesi pada inovasi tingkat mahir? Atau Allah modali panjang hati bagi ia yang bercita-cita menjadi Ibu asuh di panti? Mulai tahu kan mengapa banyak sengketa perihal ini dan itu ditaruh begitu saja di pundakmu? Menjeratmu pada pasal demi pasal yang berakhir di meja hijau buatan massa penganut hukum rimba.

Mengamati hati yang enggan berbalik, mencumbu akal agar bisa kuajak kompromi, harusnya diri bisa lebih mawas dalam lejitan waktu

Ada Tuhan yang menggerakkan tangan, kaki, juga hati. Ada doa yang begitu hebat menjalar sampai ke nadi. Selanjutnya biar suratan yang membawamu kembali kemari, kalau memang akulah yang paling tepat melengkapi, kalau kitalah yang ditunjuk Tuhan saling menggenapi.

Jakarta, 18 mei 2017
Maya

Labels: , , , , ,

2.15.2017

Ketika Di sayang Allah (#30DWC hari ke-15)

       Hidup itu bukan hanya tentang bahagia dan pilihan, memasuki musim pancaroba banyak sekali di sekitar kita mulai beradaptasi dengan cuaca, bahkan sebagian dari kita sudah mulai terserang berbagai macam sakit. Jadi terkadang hidup itu bukan hanya tentang pilihan tapi ada kejutan yang sedang Allah siapkan.

      Selama kita hidup, dan selama itu pula yang namanya ujian akan selalu menghampiri dan tingkatannyapun berbeda, ada yang gampang, ada yang sulit untuk kita lalui. Tapi percayalah Allah tidak akan pernah memberikan cobaan di luar kemampuan hamba-Nya.
Kali ini kita akan membahas tentang sakit, terkadang kita sudah berusaha menjauhi segala hal yang bisa menyebabkan kita sakit, tapi Allah berkehendak lain, dan di situlah ujian itu di mulai.

Sakit adalah ujian dari Allah adalah tanda kasih sayang Allah. Nabi shallallahu ‘alihi wa sallam bersabda "sesungguhnya pahala yang besar didapatkan melalui cobaan yang besar pula". Apabila Allah mencintai seseorang, maka Allah akan memberikan cobaan kepadanya, barangsiapa yang ridho (menerimanya) maka Allah akan meridhoinya dan barangsiapa yang murka (menerimanya) maka Allah murka kepadanya.
  1. Sakit merupakan bagian dari penghapusan dosa karena bisa jadi dengan penyakit ini kita akan bersih dari dosa bahkan tidak mempunyai dosa sama sekali, kita tidak punya timbangan dosa, kita menjadi suci sebagaimana anak yang baru lahir. 
  2. Sakit akan Membawa Keselamatan dari api neraka
  3. Sakit akan mengingatkan hambanya atas kelalaiannya
  4. Terdapat hikmah yang banyak di balik berbagai musibah
Rasulullah SAW bersabda: “Apabila seorang hamba yang beriman menderita sakit, maka Allah memerintahkan kepada para malaikat agar menulis perbuatan yang terbaik yang dikerjakan hamba mukmin itu pada saat sehat dan pada saat waktu senangnya.”
Ujaran Rasulullah SAW tsb diriwayatkan oleh Abu Imamah al Bahili. Dalam hadist yang lain Rasulullah bersabda :
“Apabila seorang hamba mukmin sakit, maka Allah mengutus 4 malaikat untuk datang padanya.”
Allah memerintahkan :
1. Malaikat pertama untuk mengambil kekuatannya sehingga menjadi lemah.
2. Malaikat kedua untuk mengambil rasa lezatnya makanan dari mulutnya
3. Malaikat ketiga untuk mengambil cahaya terang di wajahnya sehingga berubahlah wajah si sakit menjadi pucat pasi.
4. Malaikat keempat untuk mengambil semua dosanya , maka berubahlah si sakit menjadi suci dari dosa.


 Ada beberapa hal yang harus kita hindari ketika sakit.
  •  Berburuk sangka kepada Allah atau merasa kecewa bahkan marah kepada takdir Allah
  •  Menyebarluaskan kabar sakit dan mengeluhkannyaMerupakan salah satu tanda tauhid dan keimanan seseorang bahwa ia berusaha hanya mengeluhkan keadaannya kepada Allah saja, karena hanya Allah yang bisa merubah semuanya. 
  • Berobat dengan yang haram
  • Kita tidak boleh berobat dengan hal-hal yang haram, misalnya dengan obat atau vaksin yang mengandung babi, berobat dengan air kencing sendiri karena Allah telah menciptakan obatnya yang halal. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah menurunkan penyakit bersama obatnya, dan menciptakan obat untuk segala penyakit, maka berobatlah, tetapi jangan menggunakan yang haram.
  • Menggerutu dan merasa Allah pilih kasih 
Kenapa harus mengeluh, tubuh ini milik Allah dan nikmatilah setiap proses, yakinlah bahwa Allah tidak akan memberikan cobaan kepada seorang hamba-Nya diluar kesanggupannya.

Labels: , , , , , , , , ,

2.14.2017

Janjian di sepertiga malam (#DWC Hari ke-14)

Hari ini, hampir semua sosial media membahas hari kasih sayang yang mereka sebut dengan valentine, bahkan banyak diskon dan promo yang sengaja mereka hadirkan dalam memeriahkan moment tersebut. Tapi kali ini aku tidak akan membahas prihal valentine, atau kontroversi hari valentine, percayalah.. aku tidak merayakannya, yang aku tahu setelah tahun ini dan februari tahun depan perayaan ini akan selalu ada, dan pembahasan pro kontra itu akan selalu ada.

Lupakan Valentine dan mari kita pikirkan tentang Pengantin!
Proposal nikah belum juga di acc sama Tuhan, sementara orang-orang sekitarku semakin gencar bertanya "kapan nikah?", andai mereka tidak hanya bertanya tapi memberiku jawaban mungkin aku baik-baik saja, tapi sampai saat ini aku masih dalam keadaan baik-baik saja!

Aku percaya bahwa jodoh itu ada dan pasti ada, tapi masalah kapan dia akan datang dan menghampiri aku belum punya jawaban. Sampai detik ini aku tidak pernah berhenti mendoakanmu, ntah doa itu kutujukan buat siapa, alamatnya dimana atau dia sedang apa, yang aku tahu jodohku juga tengah mendoakanku.

Duhai hati yang terlalu gampang di bolak balik, semoga Allah yang Maha membolak balik hati dan keadaan selalu menempatkan hatiku di jalan-Nya, karena aku percaya jodoh itu rezeki yang sangat berharga, menyatukan ego yang berbeda, mengajarkan berbagi dan saling melengkapi. 
Aku tidak pandai dalam mengutarakan isi hatiku, semua itu kubawa dalam setiap doa, berharap Allah segera membentang peta untuk jodohku menjuku.

Jodoh itu bukan hanya tentang umur, kesiapan mental, materi atau perkataan orang. Jodoh itu unik, sangat rahasia, terkadang kita merasa si A adalah jodoh kita dan ternyata dia berjodoh dengan yang lain, atau si B yang kita anggap tetangga atau sahabat yang biasa kita jodohkan dengan yang lain malah bisa menjadi jodoh kita. Kita tidak pernah tahu dengan siapa kita berjodoh dan jalannya seperti apa, tapi bolehkan meminta yang terbaik buat diri kita menurut versi Allah? 
Biarlah, semua ini menjadi rahasia-Nya, biarkan aku sekarang memperbaiki diriku, banyak hal di sekitarku yang masih perlu kusentuh seorang diri, mungkin jika sudah waktunya Allah akan menghadirkannya

halo jodohku..
kuharap kau dalam keadaan baik dan senantiasa dijalan-Nya
sebenarnya aku ingin bercerita tentang hariku hari ini
ada banyak kisah yang ingin sekali aku bagi
ada banyak pertanyaan yang membutuhkan hadirmu
akh,.. mungkin kau juga sedang merayu Tuhan sepertiku disetiap detik 
aku tak pernah lupa menyebut namamu dalam ketidaktahuanku dalam setiap sujud terakhirku

Aku sering berdialog dengan-Nya, khususnya di seperti malam
terkadang aku menangis, tertawa dan terdiam
akh.. biarlah semua menjadi rahasiaku dengan-Nya tentangmu


Bagaimana jika di sepertiga malam ini kita janjian bertemu dalam doa?

Labels: , , , ,

2.13.2017

Mantra (#30DWC Hari ke-13)

Desember

Pada malam yang di peluk bintang baru saja aku mencoba selingkuh dari rasa
Aku menyeduhnya bercampur senyum penasaran
Sesendok gula dan sebutir kuning telur menyatu dalam adukan kopi
Aku menamainya perselingkuhan sehat

Tiga serangkai dalam gelas mulai beradu
Membayangkannya saja kepalaku serasa dicambuk kenangan
Mau tidak mau aku mencoba meminumnya tanpa ampun

Bergelas gelas kopi pecah dalam petakan ketidakwarasanku
Sempurna aromanya, merobek rasa yang sudah lama kubangun
Aku tidak tenang dengan perselingkuhan ini
Aku menyukaimu tanpa ba bi bu
Semoga adzan subuh kali ini menamparku segera

Sepotong roti menemaniku sebelum tegukan terakhir
Tuhan mengirimkan rencana barunya dalam ketidaktahuanku
Tapi signal hatiku cepat kutangkap ketimbang tanganku memaksa mencoba menyentuh yang lain
"Aku belum kalah Tuhan." ucapku pada gelas yang telah kosong

Tenang, 
Ini hanya mantra aroma agar kau bisa segera menemuiku sebelum matahari memeluk pagi

Labels: , , , , , , ,

2.06.2017

nyanyian jarak (#30dwc hari ke-6)


Coba perhatikan hujan itu dengan baik, suaranya mengalahkan melodi yang pernah kau dengar
campuran nada kerinduan dan airmata yang bisa membuatmu lebih tenang
kita tidak pernah tahu dibagian mana hujan itu akan menaikkan vibratenya, dan dibagian mana dia akan berhenti.

sama seperti perasaan kita, terkadang kita akan merasakan getaran yang luar biasa, emosi yang meluap dan tidaktahu akan berakhir seperti apa
seperti hidup yang selalu punya pilihan, kita selalu mencobanya dan menikmati setiap fase pertumbuhan
layaknya langit yang begitu tinggi tapi tak terjangkau
aku berdiam disini, entah menunggu atau ingin berlari kearahmu yang entah dimana
yang aku tahu, semua kuperjuangkan walaupun jatuh mengajarku untuk bangkit, karena setelah hujan ada pelangi yang menyambutmu

kuharap hujan mengantarkan nyanyian jarak yang telah kumuntahkan dalam tiap rintiknya



Labels: , , , , , , , ,

2.05.2017

lupa yang manis (#30dwc hari ke 5)

Aku lupa melepasmu dalam bayangan yang melekat pada dinding kamarku
aku lupa menghapus muntahan kerinduan yang selalu kau dendangkan
aku lupa mengajak spiderman saat kau mencoba membuangku dari hatimu
Aku lupa kalau cinta bisa mendatangkan banjir, sekalipun aku akan menikmatinya
aku lupa tidak menyebut namamu dalam barisan do'aku, sekalipun aku sudah menyusunnya dengan baik
Aku lupa terkadang cinta membutakan, tapi hati kecilku tetap membrontak untuk selalu mengingatmu

Hari ini aku berpura-pura tersenyum, tapi mataku enggan berlama lama bersembunyi, aku sudah berusaha menciptahakan bahagia di dunia kecilku, menyusun rencana dan  membangun ceria, tapi tanganku enggan mencoret bayangmu dari pelukku

Aku lupa, berpura-pura bahagia bukanlah penyelesaian, bahkan berpura-pura terus meratap bukan juga solusi. Yang pergi berarti tak pernah ingin tinggal, dan yang bersungguh tinggal tak akan punya alasan pergi. Semesta membekaliku dengan pemahaman bagaimana bumi tak perlu merasa kehilangan matahari ketika bulan datang menggantikan, sementara bintang terus saja menjadi saksi bagaimana mereka semua dipertemukan.

Oh Tuhan, maafkan hambamu yang satu ini, seperti meminta obat sakit gigi sementara lenganku yang cedera
okay tuan, permaiananmu berakhir, biarkan lupa menjadi palu yang memalu masalalu. aku berhak bahagia, kali ini kubiarkan semua seperti biasa, takkan kuhalangi diri bahkan semesta untuk menghadirkanmu kembali

Labels: , , , ,

2.03.2017

Mataku meraba, hatiku merasa (#30DWC Hari ke-4)

Dear semesta, ...

tangisku pecah, tak kuhiraukan lagi sah apa tidaknya sholatku saat itu, bacaan al-quranku bergemuruh.

kukirimkan bait bait doa
lewat sujud panjangku
nafasku terasa berhenti di kerongkonganku
mata ini tak bisa berbohong, tatkala melihat dirimu menahan sakit
aku tak butuh dicubit atau bahkan ditampar untuk sekedar mengeluarkan butiran salju dimataku

pagi ini, aku mencoba berdialog dengan dinding kamar
kutatap lekat-lekat yang menempel disana
ada hawa yang mencoba mengajakku bercanda
aku kembali tersenyum, kemudian mengutuk kesedihan
"sudah cukup" ujarku pagi ini

Kembali kurapal harapan sembari membalutmu dalam ribuan pengharapan
aku bukan lelah Tuhan, aku hanya minta dikuatkan dalam setiap langkah 
naluriku butuh diasah, bukan karena tumpul tapi terlalu sering memeluk kepedihan sehingga tak kuhiraukan lagi yang namanya kuat

Langkahku, iya langkahku...
bukan terhenti tapi mencoba menelusuri pintu yang mana yang harus kulalui
tanganku meraba,sementara mataku mengawasi tiap kedip disekitarku

Kita tidak sedang sendiri, dalam perihmu, dalam airmata, tawa ataupun jatuh kemudian berdarah, ada Tuhan yang selalu mengawasi, ada hati yang selalu berbisik bahwa sabar itu manis, ada hadiah yang sedang menunggumu

aku akan tertawa secukupnya, dan menangis secukupnya, semoga Tuhan kali ini mengirimkan secangkir kopi dari langit


 

Labels: , , , , , , , , , ,

2.01.2017

Teka teki ( #30DWC hari ke-2 )

Begini cinta
bagaimana kalau kita melatih cinta kita terbang tanpa sayap, melatih rindu tanpa harus berbicara dan menata ruang hati agar lebih luas, karena terkadang perasaan itu mempermainkan kita, mungkin tadi pagi kamu begitu menyayangiku dan sebentar malam atau besok pagi bisa saja kau sangat membenciku bahkan sisa sisa cinta tak berbekas, Rasanya Tuhan begitu sempurna menciptakan keadaan ini, memutar waktu dan membolakbalikkan hati. 
Banyak orang yang tersandung karena tebakannya sendiri, mengira-ngira ada cinta baru di hubungannya, atau sekedar menebak nebak apa dia setia atau lebih nyaman dengan orang lain ketimbang dirinya, menebak si a mulai menyukainya padahal si a memang pribadi yang loyal sama semua orang, kalau sudah begini siapa yang akan disalahkan? waktu? keadaan atau pikiran yang mulai mengajak kita bermain dengan emosi, ini masalah hati dan perasaan bukan permainan lotre yang harus kita tebak. Terkadang seseorang memang membutuhkan sebuah keyakinan dan pembuktian, bukan seperti lagu galau yang begitu gampang merasuki diri kita, apalagi memutarnya saat sendiri dan ada angin yang membisik, ini kisah kamu waktu itu, atau lagu sedih yang menarikmu masuk menyelami setiap liriknya kemudian hujan di matamupun tak malu untuk turun, bahkan lagu itu bisa dibilang berhasil menstempel perasaanmu dengan tulisan GALAU juga. Sudah terlalu jauh rasanya arah tulisan ini, ijinkan aku meminta maaf atas waktu yang kadang lebih dikuasai sama amarah dan kecurigaan, atas jarak yang terkadang tak mengontrol rindu, atau kegaduhan kecil yang berakibat besar karena hanya ingin meminta sedikit perhatianmu untuk melirik.
Ah, cinta..
         akan kuajari kau menari tanpa harus gemulai dan lentur, kuciptakan lagu tanpa harus ada irama, biarkan waktu yang mempertemukan semua dan biarkan hati bernafas tanpa harus ada kerikil kecil yang cemburu memburuinya mungkin nanti cinta akan mengerti seperti apa cinta yang membuatnya nyaman, tanpa harus bermain teka teki dengan perasaan!!!

Labels: , , , , , , , ,

4.04.2016

Kamu itu (bukan) Rangga

Dear, kamu
yang tiap pagi menyapaku dan membuat senyum yang semakin merona
Selamat pagi.
Ternyata seperti ini rasanya LDR, aku kira hanya cinta dan rangga saja yang galau ribuan purnama

Ketika aku mulai bosan dengan seluruh rutinitas yang membosankan, aku akan mengambil ponsel, mengintip photomu, membaca ulang semua pesan yang kurasa sudah ribuan kali kuulang dan mungkin saja aku sudah menghapal beberapa kalimat yang kau kirim, tapi itu tidak cukup menolong hatiku

Aku mencoba menghubungimu
Read more »

Labels: , , ,

2.12.2016

Es teh manis rasa cabe rawit part 1

Hai kamu,... iya kamu yang sudah cukup lama menghilang dari notif smartphoneku tapi selalu hadir di kepalaku, ntah sekedar mengintip atau sengaja membuyarkan lamunanku, apapun itu, malam ini aku ingin menarikmu di persidangan rindu yang telah kau ingkari
Kita sadar ingin bersama Tapi tak bisa apa-apa Terasa lengkap bila kita berdua Terasa sedih bila kita di rak berbeda Di dekatmu kotak bagai nirwana Tapi saling sentuh pun kita tak berdaya
penggalan lagu diatas cukup menghadirkan drama sesaat antara hati, es teh manis dan cabe rawit, aku sudah mengirimu surat melalui kecanggihan teknologi yang katanya bisa mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat #ehh maksudku kita masih bisa berkomunikasi sekalipun kita berada di negara yang beda tapi langit masih sama dan kopipun rasanya masih pahit, tapi sayang kurasa kita berada di zaman yang beda, mungkin kamu masuk dalam mesin waktu yang mundur tepatnya berada di zaman pithecanthropus erectus ntah di zaman itu sudah mengenal kode ataupun belum, yang jelas semua pesanku tak terbalas Tapi aku selalu berbisik pada semesta, sekiranya Langit mau mengangtarkan prihal rindu yang mulai usang, kita masih berada di langit yang sama sekalipun harga tiket bisa membuat pejuang LDR puasa sebulan,akh terlalu banyak basa basi... Lihatkan, diriku terkadang seperti cabe rawit, pedas tapi bikin nagih, aku benci keadaan ini, keadaan dimana rindu yang mulai sekarat mencari penawarnya, sementara hati hanya mampu tersenyum dan terkadang menangis kemudian berkata "bukankah semua sudah ada yang mengatur?" akhhh... to be continued....

Labels: , , , ,

6.08.2014

Angin

” Di langit mana pun kini engkau menatap, di sejuk angin membelai atau badai gurun mengepung. Pada dinding berlukis keindahan fajar, atau lantai sunyi berpalung mimpi. Aku ingin merangkai aksara, tentang hari-hari berwajah puisi. Tentang ketegaran senja, atau keteguhan Sang Angin. Tentang tawa yang berderai, atau air mata yang jatuh di sudut yang sepi. Tentang hati yang jatuh pada tatapan sehitam malam, tentang langkahmu yang sesaat singgah pada kelembutan wajah bertudung  selendang jingga. Aku ingin membingkai puisi sekali lagi,… Ini tentang carcinoma dan khemotheraphy …. yang sudah seenaknya mengajarkan kita menerima garis nasib… ”


Dear Angin,…
Sudah lama jemariku tak menulis tentangmu,
entah berapa kali almanak berganti.
Masih ingat catatanku tentang harapan ?
Tentang kepasrahan yang kau sebut ketegaran,
tentang vonis satu beriringan vonis yang lain,
pernahkah kau berfikir kusimpan dimana air mata dan ketakutan?
Aku membiarkannya terbang,
menggantung pada batas langit dan melayang sejauh aku memandang.
Sesaat saja kubiarkan menyesak di rongga dadaku,
sesaat kubiarkan mengaktifkan kelenjar air mataku,
aku merasakan sakitnya, tepatnya menikmati dan kuterima.
Lalu kubiarkan terbang dan menggantung di angkasa.
Biar Pemilik Semesta yang merengkuh,
yang menyembuhkan dan menawarkan nikmatnya kesakitan.

Dear Angin,…
Aku bukan sahabat yang slalu ada untukmu,
bukan kakak atau adik yang setia diberandamu.
Bukan teman yang slalu ada saat kau butuh bercerita.
Apalagi kekasih dan pujaan hati,
entah apa…
Kamu pun tidak tahu label apa untuk seorang senja,
begitu juga aku, entah apa kamu bagiku,..
dan aku bagimu.
Aku mungkin hanya shiluet,
yang hanya sesaat hadir ketika langit berwarna tembaga,
setelah itu hilang tergantikan malam dan pagi.
Dan kamu angin, yang berhembus kemana kau ingin.

Dear Angin,…
Aku tidak akan mengajarkanmu makna bertahan,
Kamu lebih tahu rasanya menahan beban.
Aku tidak akan berbisik tentang keikhlasan,
karena aku tahu betapa sulitnya berkata ikhlas,
dengan hati yang tanpa mengeluh dan mengaduh.
Aku tidak akan berucap  ” Sabarlah…”
Karena kesabaran akan hadir setelah penerimaan
dan penghayatan.
Aku tidak akan memaksamu untuk berjuang,
karena setiap diri punya batas kemampuan.

Dear Angin,…
Aku hanya ingin kamu tersenyum,
dengan senyuman terindahmu.
Aku hanya ingin kamu menerima,
dengan peneriman terbaik yang kamu bisa.
Aku hanya ingin kamu tetap bernyanyi dan menari,
mengabadikan aksara menjadi prosa, diksi atau puisi.
Aku ingin kamu tetap bermain dengan lensa,
Mengabadikan kecantikan mahluk hawa, keindahan panorama,
mengabadikan kebesaran semesta.

Dear Angin,…
Khemotheraphy dan operasi tidak sekeren yang orang bilang.
Kanker tidak sekuat itu,
sungguh Kanker tidak sekuat itu…!
Kanker mungkin akan mengenalkanmu dengan rasa sakit,
tapi kanker tidak akan mampu  mematikan impian,
kanker tidak akan mampu mengikis keyakinan,
kanker tidak akan mampu memutus persahabatan,
kanker tidak akan mampu mematikan jiwa,
kanker tidak akan mampu memupus harapan,
kanker tidak akan mampu menghapus kenangan,
kanker tidak akan cukup kuat melumpuhkan cinta….
Kanker tidak akan melemahkanmu.

Dear Angin,…
Aku mungkin tidak ada disana, bersama mereka yang menguatkanmu.
Tapi kamu ada di antara doa-doa yang melayang diangkasa,
doaku kepada Sang Maha…
Untuk kesakitan yang saban kali kurasakan,
juga untuk ketentuanNya yang sedang kau jalani.
Untuk Carcinoma yang entah mengapa mempertemukan kita lagi pada garis nasib
seorang penyintas , Senja dan Sang Angin …
Meski pada batas gelap dan terang,
meski pada sejuta harapan yang kita genggam.

Labels: , , , , , , ,

3.31.2014

Surat Untuk Mantan

Tulisan ini diikutsertakan untuk lomba #suratuntukruth novel Bernard Batubara.
Jakarta, 31 Maret 2014
Dear Mas..... 
31 Maret 2 Tahun yang lalu aku masih mengingat diriku seperti kemasukan setan, mencari dukun ke sana kemari, meminta mantra agar kau mau kembali ke padaku serta melakukan ritual do'a yang tak lebih agar kau terus mengingatku
membuka semua akun sosial mediamu, mengintip di balik twittermu yang terkadang membuatku muak dengan gombalanmu dengan perempuan lain, atau sekedar mendengar suaramu dengan private number di ujung telpon, 

Semoga kabarmu baik baik saja, aku muak dengan hukum alam "ketika kita bertanya, maka akan ada jawaban yang menjawabnya, tapi hampir 5 bulan aku menghubungimu, mengirimimu sms, e-mail, pesan di facebook, whatsApp tapi tak pernah kau balas, mungkin bagimu aku mimpi buruk yang harus di hindari.

Mas, aku memberanikan menulis surat kali ini karena rinduku tak bisa di tawar lagi, lagu adele-someone like you rasanya sudah lelah menemani hari hariku, bahkan aku bisa menyanyikannya lebih manis dari penyanyi aslinya dan menyanyikannya di depanmu asal kau kembali, atau memotong rambutku seperti model rambut wanda hamida yang selalu kau banggakan.
Andai waktu itu aku tak ke kotamu menemuimu mungkin perpisahan itu tak akan terjadi, harusnya aku mematuhi pribahasa itu " dimana ada pertemuan disitu ada perpisahan".
Kau hanya menyisakkan 3 bulan kenangan bersamaku tapi hampir 2 tahun aku seperti mayat hidup yang hanya memikirkanmu.

Mas, aku suka caramu membohongiku asalkan kau tetap di sampingku, aku rindu dengan kata-kata yang selalu membuatku nyaman, di saat aku sakit dan membutuhkanmu kau selalu meyakinkanku "makanya kamu harus minum obat, ntar kalau sembuh kita bisa liburan bareng de.." atau "aku sedang Hunting photo dan tempatnya seru banget, kapan kapan kita harus kesini berdua".
Mas, matahari itu masih bersinar di langit yang sama, dan disini ada aku yang selalu menunggu kehadiranmu, aku tak peduli dengan siapa kau akan kesini menemuiku

Jika surat ini sampai, katakan dimana aku harus menemuimu karena tangan ini sudah tidak sabar ingin menamparmu.

____________
Rindu

Labels: