7.12.2017

Ucapkan selamat tinggal pada Insomnia (Day6 #30Dwc)

Mendapatkan tidur yang cukup terutama di malam hari tentunya menjadi hal yang sangat penting, karena menyangkut kesehatan, orang yang kekurangan jam tidurnya mengakibatkan daya tahan tubuh menurun. Pada studi-studi yang dilakukan oleh para ahli, menunjukan bahwa kurang tidur dapat memberikan beberapa efek buruk seperti masalah berat badan, gangguan kejiwaan dan tidak bersemangat dalam menjalani aktivtias. Bahkan yang sangat fatal adalah masalah kesehatan seperti penyakit jantung. 

Tidur merupakan istirahat yang paling mujarab untuk bisa mengembalikan seluruh tenaga yang telah terkuras seharian. Sayangnya, beberapa orang merasa kesulitan memejamkan mata bahkan terjaga sampai pagi dan mengakibatkan stamina dan konsentrasi sedikit terganggu

Nah, buat kamu yang sering mengalami hal seperti itu, ada baiknya mulai sekarang mencoba mengatur pola tidur dan mempraktekkan beberapa hal untuk menyingkirkan insomnia dan bisa bangun di waktu pagi dengan fresh. 

  • Perhatikan durasi tidur yang tepat sesuai batas usia. Nah, berikut ini durasi tidur menurut National Sleep Foundation 
Newborns (0-3 bulan): 14-17 jam per hari
Infants (4-11 bulan): 12-15 jam per hari
Toddlers (1-2 tahun): 11-14 jam per hari
Preschoolers (3-5 tahun): 10-13 jam per hari
School age children (6-13 tahun): 9-11 jam per hari
Teenagers (14-17 tahun): 8-10 jam per hari
Younger adults (18-25 tahun): 7-9 jam per hari
Adults (26-64 tahun): 7-9 jam per hari
Older adults (65 tahun ke atas): 7-8 jam per hari
Minimal tidur 7jam sehari ya guys
  • Hindari minum kopi diatas jam 5 soreh
  • Matikan gadged dan letakkan jauh dari tempat tidur, stop stalking yang bisa membuatmu lupa waktu dan Penelitian menyebutkan bahwa penggunaangadget dengan layar LED yang mengeluarkan cahaya biru (blue light) diketahui akan menghambat produksi hormon melatonin yang dibutuhkan agar bisa mengantuk. Selain itu, lama waktu untuk merasa mengantuk dan tertidur seorang manusia bisa terpengaruh dan terganggu dengan adanya perangkat elektronik terutama yang memiliki layar pemancar cahaya. Ini terjadi karena gelombang cahaya panjang-pendek (short-wave length) yang dihasilkan dari layar gadget bisa menekan produksi hormon melatonin yang berfungsi sebagai penghasil rasa kantuk.
  • Taruh bawang di bawah bantal, Bawang putih dikenal punya banyak manfaat. Senyawa sulfur dan seng dalam bawang putih dipercaya secara alami dapat meningkatkan relaksasi dan akan membantumu untuk tertidur lebih cepat, serta mengembalikan energi di hari berikutnya.
  • Jika kamu merasa masih saja kesulitan untuk memejamkan mata, perhatikan apakah pada hari itu kamu mengonsumsi obat yang memberikan efek susah tidur. Jika iya, stop saat itu juga atau cari alternatif obat yang lain. Nggak mau dong cuma gara-gara obat malah jadi insomnia?
  • Lakukan beberapa kali perenggangan sebelum tidur agar badan sedikit lelah dan cepat tertidur
Terakhir matikan lampu, baca doa dan ucapkan selamat tinggal pada insomnia. Karena urusan tidur bukanlah masalah sepeleh yang bisa menimbulkan berbagai macam penyakit.
So, mulai sekarang perhatikan kualitas tidurmu, karena hidup sehat di mulai dari diri sendiri dan tidur yang cukup mampu memberikan semangat yang positif di pagi hari


No comments:

Post a Comment